Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Target Sakip Predikat A

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mematok target meningkatkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah alias Sakip melalui ikhtiar ‘Pamekasan Hebat’ yang selama ini dijadikan sebagai spirit pengabdian.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Bimbingan dan Teknik (Bimtek) Implementasi Sakip, bekerja sama dengan Goverment Laboratory Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (13/3/2020). Dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk memperbaiki kinerja pemerintahan di bidang sakip, kegiatan ini tidak kepas berkat kerjasama dengan Universitas Brawijaya Malang. Terima kasih kepada Doktor Muluk dan (Bro) Doktor Oscar,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Tidak hanya itu, melalui kegiatan tersebut pihaknya juga mematok target tinggi agar daerah yang dipimpinnya dapat bersaing dengan daerah maju lainnya di Indonesia, khususnya pada sektor pelayanan publik. “Kita menargetkan Sakip (Predikat) A, mohon doa dan dukungan kita semua,” ungkapnya.

Harapan tersebut bukan tanpa alasan, sebab Pemkab Pamekasan juga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dalam sektor sakip dan diterima langsung oleh Bupati Badrut Tamam di Bali, Senin (27/1/2020).

“Komitmen kami bersama Pak Wabup (Raja’e) tetap menjadikan jabatan ini sebagai alat perjuangan dan pengabdian, semoga dengan spirit Pamekasan Hebat dapat mewujudkan Pamekasan Bhajre, Rajjhe tor Parjughe,” tegas bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut ini.

Seperti diketahui, sistem akuntabilitas kinerja pemkab Pamekasan mendapat penghargaan dari Kemenpan-RB dari predikat nilai C naik menjadi nilai B. Bahkan pada momentum tersebut, Bupati Badrut Tamam juga berharap dapat menaikkan predikat A pada tahun depan.

“Prinsipnya kami akan terus berupaya memperbaiki kinerja untuk memberikan pelayanan terbaik, kami akan terus merubah habit (kebiasaan) lama aparatur di lingkungan pemkab Pamekasan menuju habit baru, kebiasaan lebih cepat lagi dalam memberikan pelayanan, exelent dan profesional,” tegasnya.

Tidak hanya itu, penghargaan tersebut juga ditegaskan menjadi motivasi khusus untuk terus meningkatkan sektor pelayanan publik. “Jadi ikhtiar ini kami lakukan dalam rangka membawa kabupaten Pamekasan bersaing dengan kabupaten maju lain di Indonesia,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar