Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan: Tak Ada Jual Beli Jabatan dalam Mutasi Pejabat

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menegaskan tidak ada jual beli jabatan dalam proses mutasi jabatan yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Hal tersebut disampaikan di hadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan, dalam prosesi pelantikan dan sumpah jabatan 10 ASN yang digelar di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Kamis (21/5/2020) malam.

“Pertama kami sampaikan selamat kepada para ASN yang menjalani mutasi jabatan pada malam hari ini, mutasi ini merupakan hal yang lumrah dalam sebuah pemerintahan sebagai upaya penyegaran dan meningkatkan kinerja,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak seluruh ASN khususnya para pejabat yang menjalani prosesi pelantikan agar selalu menjunjung tinggi komitmen untuk bersama mewujudkan Pamekasan Bhajre, Rajjhe tor Prjhughe melalui spirit Pamekasan Hebat.

“Dari itu kami mengajak kepada seluruh ASN khususnya saudara-saudara sekalian untuk bersama membangun Pamekasan, agar dapat bersaing dengan kabupaten maju lain di Indonesia. Sehingga dibutuhkan komitmen konkrit melalui kerjasama yang dinamis, sebab tidak mungkin cara yang biasa dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditegaskan, dalam proses mutasi jabatan pihaknya bersam Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e tetap memiliki komitmen menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian. “Dari itu kami pastikan tidak ada jual beli jabatan dalam mutasi pejabat di Pamekasan,” tegas bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

Untuk diketahui, prosesi pelantikan 10 ASN yang digelar malam ini merupakan mutasi tahap keenam yang dilakukan Pemkab Pamekasan dalam beberapa bulan terakhir. Sebab sebelumnya pelantikan serupa juga digelar secara mraton akibat pandemi Covid-19. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar