Politik Pemerintahan

Indonesia Islamic Science Park

Bupati Pamekasan Sambut Baik Gagasan Gubernur Jatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menyambut baik gagasan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berencana membangun Indonesia Islamic Science Park di wilayah Madura.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam momentum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Provinsi Jawa Timur 2019 yang digelar di Grand City, Surabaya, Selasa (9/4/2019) lalu.

Bersamaan dengan momentum tersebut, bupati di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam memberikan masukan agar lokasi Indonesia Islamic Science Park ditempatkan di lokasi strategis di Pulau Garam.

Indonesia Islamic Science Park yang digagas Gubernur Jatim merupakan terobosan luar biasa, dan sebagai bupati Pamekasan kami mendukung penuh gagasan dan rencana ini,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (11/4/2019).

Pihaknya mengusulkan rencana tersebut diletakkan di lokasi strategis demi kesejahteraan masyarakat Madura secara umum. “Kita senang dengan rencana ini, sehingga pertumbuhan ekonomi dari rencana ini bisa merata. Kalau di pinggir, misalnya Bangkalan. Maka tempat lain akan susah tumbuh,” ungkapnya.

“Dari itu kami mengusulkan agar rencana ini dibangun di perbatasan Sampang dan Pamekasan, sebab jika direalisasikan di titik ini nantinya akan berdampak pada empat kabupaten lain di Madura, baik Bangkalan maupun Sumenep,” imbuhnya.

Bahkan kawasan perbatasan Sampang dan Pamekasan juga dinilai sebagai wilayah strategis dan potensial jika perencanaan pembangunan membutuhkan lahan seluas 300 hektar. “Insya’ Allah kita siap. Kalau soal lokasi strategis itu. Begitu ada pentintah kita langsung gerak, ada lahan potensial 300 hektar dan kita siap,” tegasnya.

Tidak hanya itu, perencanaan yang dibuat Khofifah juga terbilang spektakuler. Terlebih dalam rencana tersebut juga digagas hotel kelas internasional, kampung halal food, international conference hall, museum Islam hingga masjid yang megah.

“Konsep yang digagas Ibu Gubernur sangat spektakuler, dan hal itu harus didukung oleh semuanya, dan pastinya masyarakat gembira. Namun tinggal lokasinya agar dibuat di tengah saja, karena itu akan lebih bagus untuk mencapai tujuan pemerataan ekonomi,” jelas Badrut.

Disinggung soal pengadaan lahan yang direncakan bakal dijadikan sebagai lokasi dari rencana yang digagas, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Jawa Timur. “Soal itu kami masih menunggu dari Pemprov, namun jika untuk kemajuan Madura, kami siap gerak cepat,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar