Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Kembali Keluarkan SE Waspada Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengajak masyarakat agar kembali meningkatkan kewaspadaan menghadapi situasi pandemi Coronavirus Disease 2019 alias Covid-19.

Hal tersebut mengacu pada SE Nomor 800/338/432.022/2020 tertanggal 9 November 2020, diana dalam SE tersebut ditujukan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

Selain itu, SE tersebut juga sebagai tindak lanjut dari Surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI Nomor B-726/Sesneg/Sek/HL.01.00.09/2020 tentang kewaspadaan terhadap situasi Covid-19. Sehingga menghasilkan empat poin penting melalui SE yang ditanda tangani Bupati Badrut Tamam.

“Salah satu poin penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, di antaranya dengan selalu menerapkan sikap disiplin tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kamis (26/11/2020).

Anjuran tersebut juga dituangkan dalam SE yang ditanda tanganinya, meliputi imbauan agar meningkatkan kedisiplinan penerapan prokes di lingkungan kerja, rutin mengingatkan memonitor dan mengevaluasi penerapan prokes bagi seluruh pegawai, meminta seluruh elemen pemerintah agar gencar sosialisasikan penerapan prokes bagi masyarakat, serta selalu berkoordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan.

“Jadi surat edaran ini langkah antisipatif, sekaligus upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Pamekasan. Dari itu mari kita selalu menerapkan 3M, rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” imbaunya.

Sebelumnya ajakan serupa juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Marzuki yang mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan pihaknya menilai jika penerapan prokes sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. “Memang saat ini untuk Pamekasan tercatat sebagai zona kuning penyebaran Covid-19, tetapi kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.

“Maka dari itu sangat penting agar kita semua selalu bersikap disiplin untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, di antaranya dengan selalu mempraktikkan 3M seperti yang dianjurkan pemerintah,” pungkasnya.

Berdasar update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Rabu (25/11/2020) kemarin. Angka pasien positif Covid-19 terdata sebanyak 407 orang, meliput. 31 orang dalam tahap isolasi (termasuk 8 pasien baru), 36 orang meninggal dunia, serta sebanyak 340 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 988 orang, meliputi sebanyak 21 orang dalam status pengawasan, sebanyak 63 orang meninggal dunia, serta 904 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar