Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Dorong Penguatan Ekonomi Melalui Desa Tematik

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mendorong penguatan sektor ekonomi di tingkat desa melalui gagasan program Desa Tematik yang dicanangkan terealisasi pada 2020 mendatang.

Gagasan tersebut dicanangkan sebagai upaya penguatan sektor ekonomi di tingkat desa, sehingga dibutuhkan desa yang mampu mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki. Tentunya yang dapat mendongkrak sektor perekonomian.

“Prinsipnya yang dimaksud desa tematik ini, masing-masing desa harus memiliki tema mengenai sumber daya alam atau sumber daya ekonomi yang hendak dikembangkan di desa. Tentunya sesuai dengan potensi desa,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Jum’at (12/7/2019).

Semisal desa dengan sumber daya alam yang berpotensi di sektor pertanian, selanjutnya fokus program pembangunan desa melalui sektor pertanian. Sehingga nantinya bisa memilih sebagai desa pertanian. “Demikian juga jika potensi desa di sektor budidaya ternak hewan, seperti ayam, kambing dan lainnya. Nanti bisa mengambil tema sebagai desa peternakan,” ungkapnya.

“Jika nanti ada desa yang tidak memiliki potensi sumber daya alam di bidang pertanian dan peternakan, tapi masyarakat memiliki keterampilan. Maka bisa mengambil tema sebagai desa wirausaha. Terpenting judul atau tema yang kami butuhkan, karena ini akan menjadi modal untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di desa,” tegasnya.

Keberadaan desa yang sudah menentukan tema dan fokus menjalankan program sesuai tema, nantinya pemkab Pamekasan lebih mudah menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa. “Bagaimanapun jika programnya sudah fokus, maka bantuan pemerintah untuk pengembangan desa akan lebih terarah. Tentunya sesuai dengan tema yang digagas,” jelasnya.

Bahkan pihaknya juga mematok target, seluruh desa/kelurahan di 13 kecamatan berbeda di Bumi Gerbang Salam baru terealisasi pada 2020 mendatang. “Aparat dan kepala desa mulai saat ini silahkan untuk melakukan kajian, apa kira-kira yang akan menjadi program perioritas atau demi dari desa yang mereka kelola,” imbuhnya.

“Jadi mari mulai saat ini, masing-masing desa harus memikirkan program yang hendak dikembangkan berdasarkan sumber daya alam atau sumber daya manusia yang ada di desa,” pungkas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar