Politik Pemerintahan

Bupati Novi Panen Raya Jagung Varietas Unggul Nakula Sadewa di Pace Nganjuk

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (paling kanan bercaping) panen Jagung Nasa di Pace Nganjuk, Jumat (6/9/2019)

Nganjuk(beritajatim.com) – Petani di kabupaten Nganjuk patut berbangga. Pasalnya mereka sukses menanam jagung si kembar tongkol dua Nakula Sadewa.

Varietas unggul hasil penelitian anak bangsa tersebut baru pertama kali ditanam di kabupaten Nganjuk. Keberhasilan tanam jagung si kembar tongkol dua Nakula Sadewa di kabupaten Nganjuk ditandai dengan dilaksanakannya panen raya di desa Joho kecamatan Pace.

Panen raya di lahan kelompok tani Gemah Ripah tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Tanamam Pangan Kementerian Pertanian RI Suwandi.

Selain itu hadir pula Bupati Nganjuk Novi Rahmam Hidayat, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo, Kadis Pertanian kabupaten Nganjuk Yudy Ernanto, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Propinsi Jatim Bagus Adirasa dan Kasi Serealia Dinas Pertanian Propinsi Jatim Puji Sanyoto.

Bupati Nganjuk dalam sambutannya berharap jagung si kembar tongkol dua Nakula Sadewa ini bisa meningkatkan taraf hidup petani di wilayah kabupaten Nganjuk.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini minat generasi milenial terhadap pertanian menurun, upah tenaga kerja semakin mahal dan lahan pertanian semakin sempit Oleh karena itu dengan dengan adanya jagung si kembar tongkol dua Nakula Sadewa saya berharap bisa meningkatkan taraf hidup petani di wilayah kabupaten Nganjuk ini,” kata Bupati Nganjuk dalam sambutannya, Jum’at ( 06/09/19 ).

Sementara itu pada kesempatan berikutnya Dandim 0810/Nganjuk dalam sambutannya mengatakan bahwa TNI – AD khususnya Kodim 0810/Nganjuk siap melaksanakan pendampingan terhadap para petani.

“Babinsa yang ada di desa-desa siap mendampingi bapak-bapak petani sehingga nantinya pertumbuhan padi, palawija dan kedelai bisa berkembang dengan bagus,” ucap Dandim 0810/Nganjuk.

Sedangkan menurut Dirjen Tanaman Pangan Suwandi bahwa petani haruslah dapat melaksanakan efisiensi input.

“Bapak/Ibu haruslah dapat melaksanakan efisiensi input dengan cara menggunakan benih unggul, pupuk hayati & pestisida hayati,” kata Dirjen Tanaman Pangan.

“Selain itu kemitraan, tunda jual & resi gudang juga merupakan jurus yang ampuh dalam pertanian,” tandas Suwandi.

Selain panen raya jagung, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan tanya jawab dengan para petani tentang seputar masalah pertanian.(ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar