Politik Pemerintahan

Bupati Mojokerto : Saya Sedih Jika Masih Ada Warga Saya yang Tak Percaya Covid-19

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat meninjau penerimaan bansos beras PPKM di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Sebanyak 238 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto menerima bantuan sosial (bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (4/8/2021). Bansos tersebut berupa beras kemasan 10 kg.

Bantuan beras PPKM di Kabupaten Mojokerto secara keseluruhan, bakal diberikan kepada 81.941 KPM yang telah didata dan diverifikasi. Beras yang diberikan merupakan beras medium Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disalurkan oleh PT Doshi Roha Logistik, langsung kepada KPM sesuai pagu Kementrian Sosial (Kemensos).

Di sela-sela pemberian bansos, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati kembali mengingatkan pentingya protokol kesehatan di tengah kenaikan angka kasus Covid-19. Bupati sekaligus Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mojokerto ini mengaku sedih, jika masih ada warga yang menyatakan tidak percaya Covid-19.

“Saya sedih jika masih ada warga saya yang tidak percaya Covid-19. Padahal di dalam ruang perawatan ICU sana, banyak pasien Covid-19 yang harus berjuang hidup. Kita harus bersyukur karena diberi kesehatan. Bisa bernafas tanpa beli, tanpa alat bantu medis. Kita bisa menjaga diri kita dari bahaya Covid-19, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto meminta agar masyarakat berhati-hati jika bertemu orang luar dan tetap pakai masker. Masyarakat Jatijejer diminta waspada meskipun bertemu dengan tetangga sendiri karena ada yang harus bekerja ke luar kota dan pulang pergi.

“Kita harus benar-benar komitmen dengan prokes. Selalu waspada meski dengan sesama warga sendiri, tetap memakai masker,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar