Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Mojokerto Panen Demfarm VUB Padi Khusus dan VUB Spesifik Lokasi

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri Panen Demfarm VUB Padi Khusus dan VUB Spesifik Lokasi di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Padi varietas Inpari IR Nutri Zinc diproyeksikan sebagai salah satu bahan pangan pokok untuk mendukung program pengentasan desa stunting. Inpari IR Nutri Zinc merupakan hasil terobosan pemuliaan tanaman padi untuk menyediakan pangan dengan kandungan gizi tertentu, yaitu zinc (Zn).

Beberapa efek negatif dari kekurangan zinc adalah menyebabkan stunting. Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan tinggi badan (kerdil) dari standar usia. Hal ini disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menghadiri Panen Demfarm Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Khusus dan VUB Spesifik Lokasi di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

“Jenis Inpari IR Nutri Zinc, kita produksi untuk mendukung program pengentasan desa stunting. Kandungan zinc tinggi di dalamnya, diharapkan mampu membantu menurunkan angka stunting bagi ibu hamil dan balita umur di bawah 1.000 hari kelahiran. Kita juga panen jenis khusus yakni Pamelen, yang punya indeks glikemik (IG) rendah,” ungkapnya, Kamis (30/9/2021).

Beras jenis tersebut dinilai sangat baik, untuk penderita maupun orang yang berisiko diabetes melitus. Kadar gula tubuh bisa terjaga karena naiknya pelan-pelan. Masih kata Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, usaha peningkatan pertanian akan berjalan lebih baik apabila juga dibantu dengan inovasi. Langkah ini merupakan senjata yang kuat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian yang berdaya saing.

“Panen hari ini memberi dampak positif untuk petani agar mampu mengembangkan benih baru demi kualitas produksi pertanian ke depannya. Tentu ini juga berkaitan erat dengan inovasi dan teknologi. Apalagi padi kita tercatat selalu mengalami surplus yakni sekitar 52.127 ton beras per tahun,” tambahnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Jawa Timur, Catur Hermanto menjelaskan, VUB padi merupakan salah satu komponen teknologi yang berperan sangat besar dalam meningkatkan produksi. Usaha mengenalkan VUB perlu mendapat respon petani untuk menetapkan varietas mana yang diminati sesuai lingkungan tumbuh.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pertanian menjalin kerjasama dengan Balitbangtan Kementan RI dalam rangka meningkatkan hasil panen padi melalui metode demonstrasi usaha tani (Demfarm). Semoga dapat menyejahterakan petani, seiring dengan hasil produksi padi yang meningkat,” katanya.

Perwakilan Komisi IV DPR RI, SW Nugroho mengapresiasi BPTP Balitbangtan Jawa Timur bersama kelompok tani yang terus menerus mengembangkan varietas baru sehingga kerjasama tersebut akan membawa kesejahteraan para petani. “Saya rasa Jawa Timur mampu memproduksi padi berkualitas. Dengan varietas unggul, diharapkan apa yang sudah dilakukan Balitbangtan bisa diteruskan. Tentu saja, petani juga akan sejahtera,” ujarnya.

Selain Inpari IR Nutri Zinc, jenis lain yang juga dipanen adalah Inpari 32, Inpari 42, Inpari 45 dan Pamelen (Padi Merah Pulen). Panen dilaksanakan memakai sabit dan combine harvester. Turut hadir Dandim 0815 Letkol Inf Beni Asman, Perwakilan Kapolres Mojokerto dan Kepala Dinas Pertanian, Teguh Gunarko. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar