Politik Pemerintahan

Bupati Mojokerto Layangkan Surat Edaran, Jam Malam Diperpanjang

Isi Surat Edaran terkait perpanjangan jam malam yang ditandatangani Bupati Mojokerto, Pungkasiadi. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hasil rapat yang digelar bersama Forpimda, Bupati Mojokerto akhirnya memperpanjang jam malam dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Dalam Surat Edaran Nomor 440/1227/416.105/2020 tersebut, perpanjangan jam malam berlaku mulai 6 Juni sampai 19 Juni 2020.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Mojokerto, Alfiyah Ernawati mengatakan, selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto, Surat Edaran yang ditandatangani Bupati Mojokerto, Pungkasiadi tanggal 5 Juni 2020 tersebut juga tak lepas karena tingginya mobilitas penduduk di wilayah Mojokerto.

“Ada 5 poin dalam SE tersebut. Yakni terkait upaya pencegahan untuk penghentian aktivitas malam atau jam malam mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB. Sehingga masyarakat dihimbau untuk menghentikan aktivitas di luar rumah atau di tempat keramaian di jam tersebut, kecuali toko obat atau apotik,” ungkapnya, Jumat (5/6/2020).

Isi Surat Edaran terkait perpanjangan jam malam yang ditandatangani Bupati Mojokerto, Pungkasiadi. [Foto: istimewa]
Masih kata Erna, pihak Kecamatan dihimbau untuk menyampaikan terkait Surat Edaran tersebut ke masyarakat. Sementara untuk poin kedua disampaikan kepada pemilik atau pengelola toko, toko modern, depot, warung, cafe dan sejenisnya untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Dengan menyiapkan tempat cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, wajib menggunakan masker dalam melayani pembeli, mengatur jarak antara kursi pelanggan minimal 1 meter dan mengutamakan pembelian dibungkus atau bawa pulang. Ketiga yakni SE tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi pandemi Covid-19,” katanya.

Erna menambahkan, dalam poin keempat dijelaskan jika TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengawasan pelaksanaan terkait terbitnya SE tersebut dan di poin kelima yakni pelanggaran terhadap ketentuan akan ditertibkan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar