Politik Pemerintahan

Bupati Malang : Rusunawa Bisa Jadi RS Lapangan Covid-19

Malang (beritajatim.com) – Lonjakan penyebaran Covid-19 di Malang Raya mulai meningkat. Bupati Malang HM Sanusi berharap, ada Rumah Sakit Lapangan bagi penderita Covid-19.

“Sampai hari ini rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Malang sudah penuh. Maka dari itu kita cari jalan keluarnya hari ini. Barangkali Gubernur Jatim bisa mencari tempat lain termasuk upaya keberadaan RS Lapangan Covid-19 nanti,” ungkap Sanusi, Senin (14/12/2020).

Sanusi menawarkan, hari ini pihaknya bersama Gubernur Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim sedang membahas Rakor terkait penanganan Covid-19 di daerah. Sanusi juga berpesan agar seluruh masyarakat Kabupaten Malang, patuh dan taat terhadap protokol kesehatan. “Patuh dan taat protokol kesehatan jadi syarat mutlak. Ingat selalu 3 M, memakai masker. Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Serta menjaga jarak,” pesan Sanusi.

Sanusi juga menawarkan, apabila RS Lapangan dibangun di Kabupaten Malang, bisa memakai Rumah Susun Sewa atau Rusunawa ASN di Block Office Kepanjen. “Kita juga punya Rusunawa, barangkali nanti bisa dijadikan lokasi untuk RS Lapangan Covid-19 juga. Ada 80 kamar di Rusunawa. Sehingga kami berharap RS Lapangan tidak hanya ada di Kota Malang saja, tetapi di Kabupaten Malang juga ada. Karena kami melihat lonjakannya memang luar biasa,” beber Sanusi.

Ia menambahkan, sejauh ini rumah sakit di Kabupaten Malang sampai kesulitan menangani pasien terkonfirmasi Covid-19. Hal itu termasuk kebutuhan mendesak lsinnya yakni soal tenaga kesehatan. “Kebutuhan tenaga kesehatan juga banyak. Karena di masing-masing puskesmas ndak cukup sudah,” terang Sanusi.

Terakhir, Sanusi menghimbau tidak ada kerumunan dulu saat malam pergantian tahun nantinya. Saat ini Pandemi Covid-19, tentunya penanganan keamanan Natal dan Tahun Baru berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Penanganan harus lebih disiplin Protokol Kesehatan dan fokus meningkatkan imun tubuh agar tidak menimbulkan klaster baru.

“Kita harus lebih intens dalam meningkatkan imun masyarakat agar ada kekebalan. Tahun baru ini tidak kami dianjurkan buat kegiatan ramai seperti berkumpul. Nanti akan diawasi Dandim dan Kapolres selaku Satgas Covid-19,” Sanusi mengakhiri.(yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar