Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Malang Minta Tenaga Kesehatan Optimal Tangani Covid-19

Malang (beritajatim.com) – Bupati Malang HM Sanusi melantik 24 orang Kepala Puskesmas yang baru. Sementara 161 orang perawat dan bidan desa ikut dikukuhkan sesuai jabatannya. Pada seluruh kepala puskesmas, Sanusi berpesan agar optimal dam fokus menangani Covid-19.

Selain itu, lanjut Sanusi, tenaga kesehatan atau Nakes di Kabupaten Malang adalah garda terdepan dalam menangani Pandemi Covid. Sehingga, dirinya berpesan agar seluruh Nakes fokus serta mendorong capaian vaksinasi Covid bagi seluruh masyarakat.

“Tenaga kesehatan ini garda terdepan. Kami minta mereka seluruh Nakes untuk ikut mendorong capaian Vaksinasi Covid,” kata Sanusi, Sabtu (4/12/2021).

Menurut Sanusi, selain fokus menangani Covid, tenaga kesehatan juga diminta untuk ikut menangani masalah stunting di Kabupaten Malang.

Sanusi meminta kepada seluruh Kepala Puskesmas, Dokter, Perawat dan Bidan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk tidak gampang marah saat melayani Kesehatan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Sanusi lebih menekankan agar dalam melayani masyarakat, para Nakes mengutamakan senyum. Menurutnya dari hasil survey yang dilakukan senyuman Nakes tersebut bisa menyebabkan 25 persen tingkat kesembuhan si pasien.

Sanusi bercerita, jika dirinya saat menjadi anggota Dewan, pernah mengalami hal serupa ketika mengantarkan anaknya berobat ke salah satu dokter praktek di Kepanjen. “La saya ini dengan istri mau memeriksakan anak saya yang sakit diare, kok malah dimarahi, daripada ramai mending saya ajak carikan dokter lainnya,” ungkap Sanusi.

Selain lebih mengutamakan senyum, Sanusi berpesan, sebagai pelayan masyarakat, seluruh ASN mempunyai nilai dasar yang sama. Khusus kepada Kepala Puskesmas, Sanusi meminta untuk terus membuat inovasi dan terobosan secara berkelanjutan serta merubah mainsed sebagai pelayan kesehatan masyarakat.

Sanusi juga mewanti-wanti agar seluruh ASN Pemkab Malang khususnya Tenaga Kesehatan, untuk membentuk sebuah pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Jangan sampai ada Pungutan Liar (Pungli), seperti yang terjadi beberapa tahun lalu, gegara ada potongan uang Kapitasi, Kadinkes nya yang Almarhum (dr.Abdurrahman) harus berurusan dengan hukum termasuk Kepala Bagian Keuangannya serta Kapus di Karangploso. Makanya detik ini saya minta jangan ada lagi kejadian serupa di Kabupaten Malang,” urainya.

Sanusi menambahkan, Kepala Puskesmas yang baru dilantik, agar terus memaksimalkan penataan sistem pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas, baik bersifat vertikal maupun horizontal.

“Sekaligus terus melakukan peningkatan derajat kesehatan, melalui program pencegahan dan penanggulangan yang terintegrasi, dengan sasaran keluarga, lansia dan kelompok masyarakat di Kabupaten Malang,” Sanusi mengakhiri. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan