Politik Pemerintahan

Bupati Lumajang Tinjau Warga Tempursari Terdampak Abrasi Laut

Lumajang (beritajatim.com) – Bupati Lumajang Thoriqul Haq meninjau pemukiman warga relokasi sampit di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Bulurejo, Kecamatan Tempusari yang terdampak abrasi laut. Banyak warga yang mengungsi dan sebagian bertahan untuk mendapatkan tempat layak.

“Saya kemarin ke Desa Bulurejo Tempursari. Saya melihat langsung kawasan pesisir pantai di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang biasa digunakan area wisata kuliner ikan laut,” kata Cak Thoriq kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).

Menurut dia, ada banyak rumah dan warung yang tergerus abrasi air laut. Jumlah yang terkena abrasi sekitar 80 rumah, termasuk gedung TPI. “Jauhnya abrasi sekitar 1 kilometer,” jelasnya.

Cak Thoriq berdialog dengan para keluarga yang terdampak abrasi. Meraka semua perlu tempat baru atau relokasi yang lebih aman dari abrasi air laut. Memang ceritanya, beberapa puluh tahun lalu, area yang mereka tinggali saat ini adalah masih kawasan pantai. “Kemudian mengalami surut hingga beberapa kilometer,” terangnya.

Kemudian ada program penampungan ex warga konglik Sampit yang sebagian diletakkan di bibir pantai di Tempursari. Dan saat ini, air laut kembali mengalami pasang, hingga kembali ke arah area yang sebelumnya memang pantai atau tepian laut.

“Mereka hari ini untuk sementara ada yang menumpang di tempat saudara, ada juga yang relokasi di sekitar kawasan pantai yang masih aman atau jauh dari batas air laut,” terangya.

Bupati sedang mencari tempat untuk mereka bisa direlokasi dan mendapatkan tempat yang bisa dijadikan tempat tinggal untuk berteduh bersama keluarga, sekaligus tidak jauh dari lahan bekerja. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar