Politik Pemerintahan

Bupati Lumajang Ingin Bangun Terminal Pasir

Lumajang (beritajatim.com) – Bupati Lumajang Thoriqul Haq akan segera membuat Terminal Pasir Induk untuk bisa mengawasi keluar masuk tambang dari lokasi keluar kota. Pasalnya, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2019 sebesar Rp 37 miliar tidak terpenuhi hanya masih terkumpul sekitar Rp 10 miliar diakhir bulan Nopember tahun ini.

“Ini salah satu langkah kami untuk mengawasi pasir untuk peningkatan PAD,” kata Cak Thoriq sapaan akran orang nomor satu di Lumajang pada wartawan di Panti PKK Pendopo Kabupaten, Senin (2/12/2019).

Masih kata dia, rencana Terminal Pasir untuk bisa mengukur seberapa besar PAD bagi Lumajang sektor tambang. Dirinya menduga ada kebocoran dalam pengawasan atau penyalahgunaan Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) oleh sopir truk dan penambang.

“Ini persoalan harus diurai,” ujarnya.

Cak Thoriq awalnya mengurai persoalan harga pasir dikeluhkan masyarakat Lumajang dengan menutup portal timbangan. Namun, tidak menjadi penyelesaian untuk bisa menekan harga pasir di dalam kota Lumajang.

“Ternyata keluhan double pembayaran pajak dan retribusi juga tidak bisa meningkatkan PAD,” ungkap bapak 3 anak itu.

Untuk Terminal Pasir, Bupati akan memanggil para penambang berijin dan juga pemilik stokfile dalam pengelolaan tambang. Sehingga, kekayaan sumber daya alam Lumajang menjadi salah satu sektor penggerak pembangunan.

“PAD kita besar, para pengsuaha tambang lancar dan pembangunan dirasakan masyarakat,” harapnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar