Politik Pemerintahan

Bupati Lindra Sidak Saluran Air Mampet, Target Seminggu Sudah Beres

Tuban (beritajatim.com) – Belum genap satu minggu dilantik, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dengan Wakil Bupati Royadi langsung bergerak cepat untuk menanggapi berbagai keluhan warga masyarakat terkait dengan langsung turun ke lapangan guna melakukan pengecekan secara langsung, Jumat (25/6/2021).

Salah satu yang selama ini menjadi pengaduan warga yang tinggal di kawasan Kota Tuban adalah keberadaan saluran air yang tidak mampu menampung air saat hujan deras hingga menimbulkan genangan di jalan. Menindaklanjuti permasalahan itu, Bupati Lindra (sapaan Aditya Halindra Faridz) bersama Wakilnya hari ini melakukan sidak.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, Bupati Tuban bersama Wakilnya melakukan Sidak di tiga titik lokasi yang selama ini selalu terjadi genangan air setelah hujan lebat. Titik pertama saluran air yang ada di jalan WR Supratman, kemudian jalan Basuki Rahmad seputar simpang tiga Bank Jatim dan di jalan Gajah Mada, Kota Tuban.

“Hari ini kita menindaklanjuti keluhan dari masyarakat berkaitan dengan masalah air yang tergenang. Tetapi itu saya monetor kurang lebih hanya 10 menit sampai 30 menit Insya Allah air itu sudah habis,” terang Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban saat melakukan Sidak di jalan Gajah Mada, Kota Tuban.

Baca Juga:

    Dari hasil Sidak di salur air yang ada di jalan Gajah Mada tersebut, Bupati Tuban itu menyatakan bahwa genangan air yang meluber ke jalan raya saat hujan deras akibat saluran yang banyak terdapat sampah. Sehingga pihaknya akan melakukan penanganan secepatnya dengan menerjunkan petugas kebersihan untuk menyisir sampah-sampah yang ada.

    “Hari ini kita melihat saluran-saluran air, dan nanti dari hulu hingga hilirnya akan kita perencanakan segera tindak lanjut dalam minggu ini semua petugas kebersihan untuk mensisir ini semua untuk kita bersihkan sampah-sampahnya. Sehingga selokan itu tidak buntu,” sambung Bupati Tuban yang masih muda itu.

    Melihat dari sumbatan yang terjadi di dalam saluran air itu Bupati Lindra menduga jika sampah-sampah yang ada berasal dari sumber air. Sehingga Pemkab Tuban nanti akan melihat dari titik sumber saluran-saluran air tersebut untuk mengurai keberadaan sampah-sampah yang menyumbat saluran air itu.

    “Hari ini kita Sidak di tiga titik dulu, tetapi nanti akan kita lihat sumber-sumber yang menyebabkan sumbatan seperti apa. Karena kami bersama Pak Wabup berkomitmen akan menyelesaikan dari hulu sampai hilirnya. Insya Allah kita akan melakukan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambah Aditya Halindra Faridzky setelah melakukan sidak itu.

    Sementara itu, sampai dengan saat ini pihak Pemkab Tuban masih belum ada rencana untuk melakukan pelebaran terhadap kondisi saluran air yang mengalami tersumbat itu. Bupati Tuban yang masih muda itu mengaku akan mengoptimalkan saluran air yang sudah ada.

    “Sementara belum (untuk pelebaran saluran air), sekali lagi kita bekerja memaksimalkan yang sudah ada dan membenahi yang sudah ada dulu. Kalau memang itu nanti dibutuhkan (pelebaran saluran) kita akan lakukan itu, tetapi kalau yang sudah ada bisa dimaksimalkan Insya Allah itu tidak akan kita lakukan,” pungkasnya.[mut/kun]



    Apa Reaksi Anda?

    Komentar