Politik Pemerintahan

Bupati Lamongan YES: Covid-19 Lumpuhkan Berbagai Sektor

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (YES)

Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (YES), menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD tahun 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD di Hari Pertama dalam rangka Pengantar Nota Keuangan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

Hal tersebut merupakan agenda tahunan dari suatu siklus pengelolaan keuangan daerah, yang juga perwujudan dari kinerja pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan oleh Pemkab Lamongan, Senin (24/5/2021).

Dalam rapat paripurna tersebut, YES menyampaikan, bahwa Covid-19 di tahun 2020 telah melumpuhkan berbagai sektor, baik dalam kehidupan masyarakat maupun pemerintahan. Untuk menanggulangi hal itu, Pemkab Lamongan melakukan refokusing APBD, sehingga kapasitasnya mengalami kontraksi sebesar minus 6,8 persen.

YES juga menjelaskan, bahwa postur APBD Kabupaten Lamongan setelah dilakukannya perubahan, maka Pendapatan Daerah ditargetkan menjadi sebesar 2,98 triliun serta Belanja Daerah dan Transfer dialokasikan sebesar 3,01 triliun. Dengan demikian, hal itu mengakibatkan adanya defisit sebesar 36,57 miliar, sehingga perlu diseimbangkan melalui kebijakan pembiayaan yang ditargetkan sebesar 43,52 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar 6,95 miliar.

“Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2020 terealisasi 95,41 persen, Belanja Daerah terealisasi sebesar 93,75 persen. Untuk surplus, dari target surplus yang ditetapkan lalu diperoleh realisasi surplus sebesar 15,13 miliar. Sedangkan untuk kinerja pembiayaan, dari sisi penerimaan tercapai realisasi sebesar 99,18 persen yang berasal dari penggunaan SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dan penerimaan piutang Daerah,” jelas YES.

Masih dalam kesempatan yang sama, YES juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerjasama dan sinergi dari semua pihak termasuk ASN, perangkat daerah dan mitra kerja pembangunan DPRD atas keberhasilan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dan upaya yang telah dilaksanakan bersama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Saya berharap, dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 ini, dapat memberikan gambaran dan informasi yang jelas kepada semua pihak atas kinerja keuangan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.[riq/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar