Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Lamongan Beberkan Kunci Sukses Duduki Assessment Level 1 di Jawa

Bupati YES saat audiensi bersama Serdik Sespimment (Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah) Polri, di Ruang Kerjanya, Gedung Pemkab Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) –Berdasarkan assessment situasi dari Kemenkes RI, Kabupaten Lamongan tercatat sebagai daerah pertama yang menduduki assessment PPKM level 1 di Pulau Jawa.

Menurut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang akrab disapa Bupati YES, bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari 2 (dua) kunci utama yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten Lamongan dalam menangani pandemi Covid-19.

Adapun kunci utama tersebut yakni, upaya sinergitas yang dilakukan oleh 3 pilar Lamongan (Pemerintah, TNI, Polri) dan seluruh upaya masyarakat Kabupaten Lamongan dalam mentaati protokol kesehatan dan aturan yang diberlakukan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati YES dihadapan Serdik Sespimment (Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah) Polri saat melakukan audiensi, di Ruang Kerjanya, Gedung Pemkab Lamongan, pada Senin (20/9/2021), hari ini.

“Kenapa Lamongan lebih baik dari pada kota sebelah-sebelahnya? kuncinya hanya dua. Kunci pertama tentu upaya sinergitas 3 pilar, serta dukungan dari masyarakat Lamongan. Dua kunci ini benar-benar efektif, kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat, begitupula dengan masyarakat yang sangat mendukung upaya pemerintah,” ujar Bupati YES.

Lebih lanjut, Bupati YES mengungkapkan, bahwa selama ini koordinasi terus dilakukan, baik dari rencana yang akan dilakukan oleh Polres maupun Kodim dengan pemerintah, sehingga rencana yang telah disusun matang itu memiliki satu kesatuan dan tujuan yang sama.

“Pemkab bersama Kodim dan Polres pasti memiliki target kegiatan dalam penanganan Covid-19. Itu terus kami koordinasikan, sehingga menjadi satu kesatuan, tidak jalan sendiri-sendiri. Kemudian setelah dilakukan kegiatan aksi, kami juga melakukan evaluasi menyeluruh, artinya itu yang bisa melandaikan angka Covid-19 di Lamongan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Bupati YES juga menuturkan, jika seluruh elemen masyarakat juga turut andil secara penuh atas keberhasilan itu. Ia berkata, bahwa tidaklah sulit untuk mengajak masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan. Ketika surat edaran diterbitkan, masyarakat langsung bergegas mematuhinya.

“Meski pada awalnya sulit, bukan masyarakat saja yang kesusahan, kita saja juga awalnya berat. Tapi lambat laun masyarakat mengerti dan tidak sulit diatur, bahkan sangat mendukung upaya pemerintah dalam memerangi Covid-19,” imbuhnya.

Saat ini, meski kondisi sudah membaik, namun Pemkab Lamongan terus waspada dan berupaya agar tidak ada lonjakan kembali, sembari terus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada, serta membudayakan pemakaian masker, cuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer, dan jaga jarak.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya Kombes Pol Sulistyaningsih selaku Pendamping Sespimment, serta Novita Eka Sari, M.H.S. Sophian dan Eddy Inganta selaku siswa Sespimment.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar