Politik Pemerintahan

Bupati Kediri : Latih Kemandirian Panti Asuhan Melalui Program UEP

Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno melaksanakan Safari Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di bulan yang penuh ampunan dan berkah ini Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Forkopimda berkeliling ke panti asuhan berbuka puasa bersama anak-anak yatim piatu.

Tempat pertama yang menjadi lokasi Safari Ramadan tahun ini adalah Panti Asuhan Darul Aitam Muslimat NU Kecamatan Ngasem. Acara diikuti Kajari Kabupaten Kediri Subroto, SH. MH sebagai pemberi kultum (Kuliah Tujuh Menit), serta Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri.

Menyambut Bupati beserta jajaran, Ketua Pengurus Panti Asuhan Darul Aitam Nafi’ah menyampaikan apresiasinya. “Syukur Alhamdulillah kami sudah dua kali dikunjungi oleh Bupati Kediri beserta rombongan. Hal ini dapat memberikan motivasi serta membantu dalam membimbing anak-anak panti asuhan di bidang pendidikan, agar lancar dalam meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya,” katanya.

Untuk melatih kemandirian, ada usaha UEP ( Usaha Ekonomi Produktif) berupa toko yang dikelola oleh anak-anak panti sejak tahun 2019. “Kami juga mendistribusikan buku kepada anak-anak yatim se-Kecamatan Ngasem, karena kami memiliki anak asuh sejumlah 409 ditambah 28 anak di panti asuhan ini,” lanjut Nafi’ah.

Ia berharap kedepan terbangun sinergi yang lebih bagus lagi dengan pemerintah demi kemajuan pembangunan di Kab. Kediri. Dalam sambutannya, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno menjelaskan bahwa UEP harus terus berjalan agar panti asuhan bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada santunan dari manapun.

“Saya lihat disini ada budidaya jamur, harapannya usaha ini bisa berkembang dengan baik. Pemerintah akan selalu mendukung demi kemajaun panti asuhan untuk bisa lebih mandiri seperti memberikan pelatihan dan pembinaan dalam hal UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Bahan baku berupa jamur tersebut bisa diolah menjadi produk UMKM seperti krispi jamur, sate jamur, dan lain-lain,” kata Bupati.

Menurut Bupati, keberadaan desa wisata di Kabupaten Kediri menjadi peluang untuk memasarkan produk-produk UMKM, termasuk produksi jamur dari Panti Asuhan Darul Aitam.

“Untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak panti terdapat bantuan GNOTA. Bagi anak-anak yang naik ke jenjang berikutnya bisa mengajukan bantuan tersebut. Semoga anak-anak seluruh panti asuhan di Kabupaten Kediri khususnya di PA Darul Aitam bisa sukses dalam pendidikan dan berguna bagi nusa, bangsa dan agama,” lanjutnya.

Menjelang berbuka puasa, seluruh hadirin mendengarkan kultum yang disampaikan Kajari Kabupaten Kediri Subroto, SH. MH. Kepada anak-anak, Kajari mengajak selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Seperti syair pada lagu rohani ‘tombo ati iku limo perkarane/perkaranya’. Jika meresapi dan mengamalkan di setiap syairnya pasti kita akan mendapatkan hidayah dari Allah SWT,” pesan Kajari.

“Bagi seluruh anak-anak panti asuhan saya berpesan belajarlah dengan baik dan raihlah prestasi untuk masa depan kalian. Negara selalu membutuhkan anak-anak yang cerdas untuk generasi penerus bangsa,” pungkasnya. [adv kominfo/nng]

Apa Reaksi Anda?

Komentar