Politik Pemerintahan

Bupati Kediri Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan di Bulan Ramadan

Kediri (beritajatim.com) – Umat Islam di Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Kediri, Jawa Timur melaksanakan salat tarawih berjamaah di bulan Ramadan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pendopo Kabupaten Kediri dijadikan sebagai tempat salat tarawih berjamaah.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno bersama Ketua TP3 Ir. H. Sutrisno juga ikut melaksanakan salat tarawih bersama masyarakat sekitar. Hadir pula Sekda Kediri Dede Sujana, seluruh kepala OPD beserta staf secara khusyuk melaksanakan shalat 20 rakaat tersebut.

Bertindak sebagai imam salat Isya’ dan tarawih adalah Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masyukuri, MM. Sebelum salat dimulai, membacakan sambutan Bupati Kediri, Wabup Masykuri mengajak seluruh jamaah bersyukur kepada Allah SWT, karena berkat rahmatNya kita dapat bertemu kembali dengan bulan suci ramadan 1440 H.

“Saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan rangkaian ibadah lainnya di Bulan Ramadan yang penuh berkah dan ampunan. Mudah-mudahan kehadiran bulan suci Ramadan ini menjadikan keimanan dan ketaqwaan kita meningkat,” kata Wabup.

“Melalui semangat bulan Suci Ramadan 1440 H ini kita tingkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Kita kibarkan rasa cinta kasih, tingkatkan toleransi, solidaritas diantara sesama manusia,” lanjutnya.

Beliau pun mengungkapkan keberhasilan bangsa Indonesia yang telah melewati Pemilihan Umum dengan baik menunjukkan bahwa bangsa ini dewasa dalam menghadapi perbedaan. Warisan kepribadian leluhur untuk menjadi bangsa yang menjujung tinggi toleransi sudah dibuktikan.

“Marilah kita jaga terus kerukunan dan kebersamaan ini demi kedamaian bangsa khusunya di Kabupaten Kediri. Janganlah kita korbankan persatuan dan kesatuan bangsa hanya dengan kepentingan sesaat,” pesannya.

Usai salat tarawih menjelang salat witir, jamaah mendengarkan tauziah oleh Wabup yang bertemakan Gembira Menyambut “Bulan Suci Ramadan”. Barang siapa yang gembira menyambut datangnya bulan suci Ramadan maka haram baginya terhadap api neraka. [adv kominfo/nng].

Apa Reaksi Anda?

Komentar