Politik Pemerintahan

Dialog Publik PWI dan Universitas Jember

Bupati Jember: Jangan Berkolaborasi Tapi Ujungnya Menelikung

Bupati Hendy Siswanto dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menegaskan, proses perizinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, harus berjalan cepat. Tidak boleh ada alasan untuk memperlambat keluarnya izin usaha atau izin lainnya jika sudah sesuai dengan regulasi.

“Sudah tidak boleh lagi mengurus izin di sini berlama-lama. Selama mau investasi, perizinan itu kita buka selebar-lebarnya. Izin apapun harus mempermudah dan mempercepat mereka,” kata Hendy, dalam acara dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Jember, di DPRD Jember, Kamis (4/3/2021).

“Tidak lagi izin di Kabupaten Jember ini sulit dan lama. Kalau memang tidak bisa, sampaikan tidak bisa. Kalau memang ada yang menghambat, sampaikan siapa yang menghambat. Saat itu juga akan kami ‘realisasikan’ orang-orang yang menghambat itu. Tidak boleh lagi (menghambat),” kata Hendy.

Hendy mengingatkan, bahwa kerja Pemkab Jember adalah kerja tim. “Kita berkolaborasi dan bersinergi. Berkolaborasi dalam arti kita diskusi. Tentunya diskusi seru. Tapi pada akhir kesimpulan diskusi itu, harus kita sepakati. Jangan sampai sudah berkolaborasi, bersinergi, ujungnya Bapak menelikung di belakang. Tidak bisa seperti itu. Kalau ada yang seperti itu, jelas kami umumkan: ‘Pak ini yang menelikung saya’,” katanya.

“Saya tunjukkan tidak boleh umpet-umpetan lagi di Jember ini. Tidak boleh. Kita sudah waktunya zaman terbuka. Kebijakan kalau kurang tepat kita bahas di depan. Jangan ngomong di belakang. Kalau (untuk sebuah) kebijakan (sudah) sepakat kita, ya sudah kerjakan saja. Apa dampak hasilnya ya sudah kita nikmati bersama,” kata Hendy.

Hendy mengatakan, Jember terbuka bagi siapapun yang ingin berinovasi. “Tapi tolong kalau membuat sesuatu di Jember apapun bentuknya dan kondisinya, berikan kami satu masukan yang jelas. Jangan digantung posisinya,” katanya.

“Persoalan kita Jember ini sedang tidak normal. Semuanya prioritas, karena kemarin tidak dikerjakan. Makanya dengan kolaborasi, sinergi, dan akselerasi, itu punya makna yang dalam buat semuanya,” kata Hendy. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar