Politik Pemerintahan

Bupati Jember: Gubernur Tak Persoalkan Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas

Bupati Hendy Siswanto [jemberkab.go.id]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto bisa berlega hati karena Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tak mempersoalkan penunjukan ratusan pejabat pelaksana tugas di Kabupaten Jember.

Hal ini dikemukakan Hendy, Minggu (28/3/2021) sore. “Bu Gubernur tidak ada masalah. Silakan, itu hak Pak Hendy, hak bupati. silakan saja, dan itu tidak akan ada yang dirugikan,” katanya, menceritakan pertemuan dengan Khofifah di Arum Sabil City Forest, Sabtu malam kemarin.

Menuut Hendy, semua pejabat harus mengikuti visi dan misi bupati terpilih. Ia meminta kepada para aparatur sipil negara agar menunjukkan kerja sebaik-bauiknya. “Insya Allah dalam waktu tidak sampai tiga bulan (akan ada pengangkatan pejabat definitif organisasi perangkat daerah). Kelamaan kalau tiga bulan,” katanya.

Nantinya, untuk pengisian jabatan defunitif bagi pejabat eselon II, Bupati Hendy akan minta izin ke Kementerian Dalam Negeri. “Untuk eselon II tetap harus kita usulkan ke KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), kita lakukan assessment. Untik eselon II sudah jadi pelaksana tugas kita lakukan pengujian lagi,” katanya.

Setelah dilakukan penyaringan, Hendy akan mengirimkan nama-nama pejabat ke Mendagri. “Kalau Mendagri tidak cocok dan dikembalikan lagi, ya kami uji lagi,” katanya.

Nantinya bisa dilakukan lelang terbuka maupun penilaian (assessment) di KASN. “Siapapun mau ikut assessment diperkenankan, meskipun sekarang posisinya pelaksana tugas di eselon II,” kata Hendy.

Hendy juga akan memantau dan mengevaluasi kinerja para pelaksana tugas saat ini. “Jalan apa tidak, kami punya policy di situ. Tapi tetap dengan persetujuan Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Sebelumnya PDI Perjuangan Jember memersoalkan penunjukan ratusan pelaksana tugas di tubuh Pemkab Jember. Mereka menilai kebijakan Hendy itu tak sesuai aturan. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar