Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Jember Buka Pintu Curhat bagi Relawan Pemakaman Covid

Pemakaman Covid dengan protokol -19 di Jember. [foto: Humas PMI Jember]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mempersilakan kepada petugas dan relawan pemakaman protokol Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur yang merasa memiliki persoalan dalam penerimaan hak insentif dan honor untuk menemuinya atau menemui Sekretaris Daerah Mirfano.

Hendy mengatakan honor insentif untuk petugas pemakaman Covid dianggarkan dalam BTT (Belanja Tidak Terduga). “Kalau APBD awal kan kita belum setting itu. Begitu masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), mulai Mei 2021, baru kita pikirkan BTT,” katanya.

Menurut Hendy, pelaksanaan BTT sudah dimulai saat pemulangan tenaga migran Indonesia. “Ditambah PPKM ini, instruksi menteri, baru keluar. Saat itu kan load (korban Covid) yang meninggal masih belum tinggi,” katanya.

Hendy sudah melakukan pengecekan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. “(Katanya) sudah dibayar,” katanya.

Namun, jika memang masih ada persoalan, Hendy siap bertemu dengan perwakilan relawan dan petugas pemakaman. Selama ini dia belum pernah menerima pengaduan langsung dari petugas dan relawan pemakaman Covid soal honor dan insentif. “Saya tunggu, (silakan) datang ke pendapa: apa yang kurang. Silakan datang ke sini. Bisa ke pendapa atau Pemkab, ketemu bupati atau Pak Sekda,” katanya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Jember sudah meminta agar pembayaran honor dan insentif tenaga pemakaman Covid segera dilunasi. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Ayub Junaidi, penggunaan BTT merupakan solusi setelah ada informasi bahwa honor dan insentif petugas pemakaman Covid tak teranggarkan secara menyeluruh dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jember 2021. APBD Jember sendiri baru resmi dilaksanakan pada 1 Mei 2021.

“Seharusnya belanja rutin dianggarkan dan sudah ada antisipasi. Covid kan tidak tahu kapan selesainya. Supaya ini tak bertele-tele, saya mohon kepada bupati agar menggunakan BTT untuk melunasi honor relawan yang belum terbayarkan. Itu diperbolehkan karena untuk penananganan Covid,” kata Ayub. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar