Politik Pemerintahan

Bupati Ipuk Donasikan THR untuk Keluarga Kurang Mampu di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tunjangan Hari Raya atau yang biasa dikenal dengan sebutan THR bakal cair tahun ini. Banyak yang menjadi penantian bahkan menjadi bermakna terutama di tengah pandemi ini.

Namun berbeda bagi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Ia justru berniat mendonasikan fasilitas tunjangan hari raya (THR) yang didapatkannya dari pemerintah untuk membantu warga kurang mampu. Aturan soal THR bagi aparatur negara, yaitu PNS, CPNS, TNI, Polri, pejabat negara, pensiunan penerima pensiun tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 65/2021 yang baru saja ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

”Saya belum cek detail ya soal regulasinya. Tentu THR bagi seluruh ASN hingga pensiunan ini ikut menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Saya kira itu kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan perputaran uang di masyarakat. Kalau saya secara pribadi, akan saya donasikan untuk warga kurang mampu. Bisa untuk anak yatim dan warga kurang mampu di desa-desa, nanti biar disalurkan,” kata Bupati Ipuk seusai upacara Hari Pendidikan Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).

Ipuk juga mengajak para ASN untuk menyisihkan THR-nya untuk berbagi kepada sesama. Juga membelanjakannya untuk membeli produk dari para pedagang pasar tradisional dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banyuwangi.

”Kalau mau kirim hampers atau bingkisan ke keluarga atau sahabat, belilah dari pedagang pasar dan produk UMKM Banyuwangi. Kita bergotong royong menggerakkan ekonomi arus bawah,” papar Ipuk.

Seperti diketahui, kebijakan pemberian THR oleh pemerintah pada tahun ini memang berbeda dengan tahun lalu. Pada 2020, kebijakan THR untuk pejabat negara mulai dari presiden, anggota DPR, menteri hingga para kepala daerah ditiadakan. Berdasarkan PP 65/2021, komponen THR bagi pejabat negara terdiri atas gaji pokok dan tunjangan. (rin/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar