Politik Pemerintahan

Bupati Ipong: Reaktifasi Rel KA Bagus, Namun Perlu Dikaji Mendalam

Ponorogo (beritajatim.com) – Pembahasan pemerintah provinsi mengenai integrasi antar wilayah Jawa Timur disambut positif oleh Pemkab Ponorogo. Salah satunya mewacanakan reaktifasi rel kereta api (KA) sebagai transportasi komuter antara Madiun-Ponorogo.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyebut ide Wagub Emil Elestianto Dardak, kala rapat koordinasi pemprov terkait rencana pengintegrasian sejumlah wilayah di Jatim, beberapa waktu yang lalu merupakan ide bagus. “Saya setuju saja untuk reaktivasi rel KA jalur Madiun-Ponorogo,” katanya, Kamis (1/8/2019).

Namun, kata Ipong, sebelum melaksanakan rencana tersebut pemerintah untuk melaksanakan kajian yang mendalam. Pasalnya sepanjang jalur transportasi tersebut sekarang berdiri banyak bangunan. Selain itu rel kereta apinya pun tinggal sejarah.

Banyak bagian dari besi dan kayunya yang hilang. Karena kali terakhir kereta api jalur Ponorogo – Madiun beroperasi pada 1980-an. “Kita tidak boleh gegabah, dikaji dulu apakah wacana itu realistis atau tidak,” kata Ipong.

Kalau pun tidak, Ipong menyebut masih ada opsi lain untuk lebih mengintegrasikan antara Madiun dengan Ponorogo. Salah satunya dengan melebarkan jalan provinsi yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Karena adanya jalan tol Trans Jawa yang melintasi Madiun otomatis membuat volume kendaraan yang lalu lalang akan tinggi. Maka dari itu, jalan raya antara Madiun dan Ponorogo perlu diperlebar, supaya semakin lancar.

“Jadi ada banyak opsi, reaktifasi rel KA bagus, pelebaran jalan pun juga sama baiknya. Tinggal pilih mana yang lebih realistis saja untuk dilakukan,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar