Politik Pemerintahan

Bertempat di Kodim/0809

Bupati Hadiri Jagongan Bareng Menuju Kediri Aman

Kediri (beritajatim.com) –  Bupati Kediri, Hj. Haryanti Sutrisno dan Wakil Bupati Kediri, H. Masykuri Ikhsan menghadiri Jagogan Bareng Menuju Kediri Aman, Guyub dan Rukun di Markas Kodim 0809 Kediri, Selasa (15/1/2019) malam. Acara rutin ini digelar oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri.

Pertemuan ini digagas oleh Polres Kediri untuk meningkatkan sinergitas antara forkopimda dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan kalangan pengusaha pers. Pada pertemuan ketiga kalinya ini dikemas santai dengan kopi dan hidangan tradisional.

Dalam forum ini mengangkat berbagai isu-isu terkini, diantaranya menghadapi tahun politik, kabar hoaks dan isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesataun bangsa.

Saat menyampaikan sambutan, H. Masykuri Ikhsan mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan acara tersebut juga kepada aparat keamanan yang selama ini telah bekerja ekstra dalam menciptakan situasi Kediri menjadi kondusif.

“Kurang 93 hari pesta demokasi akan dilaksanakan. Kita tahu bahwa ramainya hanya di televisi. Namun di Kediri tetap damai dan aman. Melalui ajang silaturahmi dan komunikasi, semoga kondusifitas keamanan di Kediri terus terjaga,” ungkap Masykuri Ikhsan.

Menurut Masykuri, pertemuan ini dapat menyerap aspirasi dari berbagai pihak, diantaranya dari kalangan tokoh agama, pengusaha dan masyarakat. Dia memastikan bahwa di wilayah Kediri, berita hoaks, ujaran kebencian dan berita bohong tidak berkembang. Hal ini terjadi karena semuanya turut dalam menangkal.

“Saya harapkan tokoh muda menangkal berita ujaran kebencian sehingga menciptakan kondisi terkendali di Kediri. Mudah mudahan sinergitas diantara kita terjalin. Ke depan, kediri lebih aman dan kondusif,” pintanya.

Hal senada diutarakan Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.”Saya menyadari, dengan kemajuan teknologi semuanya dimudahkan. Tetapi Silaturahmi dan tatap muka itu penting. Dengan adanya forum ini, bisa terjalin komunikasi dengan baik, bukan hanya Forkopimda. Disini, penuh dengan keakraban dan kesederhanaan,” kata Letkol Kav Dwi Agung.

Dandim 0809 Kediri menyampaikan perkembangan situasi keamanan di wilayah Kediri menjalang Pileg dan Pilpres 2019. Kodim 0809 Kediri dengan jumlah personil sebanyak 700 orang memiliki tantangan dalam menjaga pelaksanaan Pemilu di Kota dan Kabupaten Kediri. Kendati demikian, tugas dan tanggung jawab tersebut tidak akan sukses tanpa dukungan semua pihak.

“Dengan tokoh tokoh yang hadir disini, tentunya dapat berperan aktif. Sehingga dapat mendukung pelaksanaan Pemilu aman, tertib dan damai,” kata Letkol Kav Dwi Agung. Dalam forum tersebut Dandim juga menyampaikan tentang netralitas TNI dalam Pemilu. “Selaku aparat, posisi kita netral tidak ada keraguan di masyarakat,” tandasnya.

Hal lain yang disampaikan Dandim adalah tentang pertanian. Dimana, Kediri diproyeksikan menjadi lumbung pangan Nasional. TNI AD yang telah mengikat kerjasama dengan Kementerian Pertanian membantu pemerintah dalam mendukung program pertanian Nasional.

“Kembali baru saja mengikuti Rakornas Kementerian Pertanian. Karena TNI AD mempunyai MoU (Memorandum Of Understanding) dengan Kementan. Kediri potensi menunjang lumbung pangan Nasional. Kami hadir kesana dengan Kadis Pertanian. Kita target ekspor beras ke depannya. Diharapkan, pada saat panen bulan Maret dan April bisa diserap oleh Bulog. Sehingga stok Bulog penuh. Kami mendukung program pemerintah, dan ini tugas tambahan dengan teman-teman pemerintah daerah. Bulog sendiri juga siap, bahwa pada hari Sabtu dan Minggu tetap buka dengan harga bersaing. Supaya Negara kita semakin maju,” harapnya.

Hal yang sama diutarakan Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal dan Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andaru Iswara dalam sambutannya masing-masing. Kapolres Kediri menyatakan kesiapsiagannya dalam menjaga situasi keamanan di Kediri bersama Kodim 0809 dalam rangka mensukseskan Pemilu 2019. Sementara Ketua KPU Kabupaten Kediri mengucaptkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang berkomitmen dalam mengawal pelaksanaan Pemilu aman dan damai.

“Pada 17 April 2019 kita melaksanakan agenda pemilu legislatif dan presiden yang dilaksanakan serentak. Dimana, kita ketahui saat ini, di medsos saling saut sautan tentang isu-isu pemilu. Kita menyadari bahwa ini memang agenda politik. Namun, semua pandangan dan perbedaan yang ada, jangan sampai memecah belah persatuan,” kata Sapta Andaru Iswara.

Masih kata Sapta, semua orang memiliki pandangan politik berbeda, termasuk pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan ini. “Acara yang sudah diselenggarakan ini, diharapkan menjadi satu komitmen, yaitu sama-sama mewujudkan Kediri aman kondusif dan tidak ada gejolak. Terima kasih kepada aparat keamanan yang telah memberikan penguatan kepada kami. Mari semua mendukung Kediri yang kondusif,” pungkasnya.  [adv/nng]

Apa Reaksi Anda?

Komentar