Politik Pemerintahan

Bupati Gresik Sambari, Diduga Tertular Covid-19 dari Keluarganya

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (Tengah) saat Mengenakan Pakaian Pejuang

Gresik (beritajatim.com) – Setelah dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani tes swab pcr. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto diduga tertular virus mematikan tersebut dari keluarganya.

Bupati Gresik dua periode itu, sebelumnya banyak melakukan kegiatan terkait dengan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Bupati Sambari kerap kali turun sendiri mengecek pengamanan serta penegakan protokol kesehatan (Prokes).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan positif Covid-19. Senin (21/12) Bupati Sambari bersama keluarganya melakukan tes swab pcr di RSUD Ibnu Sina. Tes tersebut dilakukan karena dari keluarganya ada yang dinyatakan terpapar positif sebanyak lima orang.

Karena Bupati Sambari tidak langsung kontak erat. Hasil tes swab pada 21 Desember 2020 dirinya dinyatakan negatif beserta anaknya. Namun, istrinya Maria Ulfa Sambari dinyatakan positif. Empat hari kemudian setelah istrinya positif Covid-19. Semula Bupati Sambari menjalani swab kedua pada Jumat (25/12). Namun, tes tersebut diundur karena bersamaan dengan kegiatan sidak perayaan Natal di sejumlah gereja.

Usai melakukan sidak bersama Kapolres AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail. Bupati Sambari melakukan tes swab pada 28 Desember 2020. Hasilnya, dari tes tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap kontak erat bupati. Terutama keluarga dan staf bupati. “Ada sekitar 20 orang sudah kami swab, sampai hari ini hasil yang keluar negatif. Tapi masih ada hasil yang belum keluar,” katanya, Selasa (29/12/2020).

Ia menambahkan, untuk tracing belum selesai. Sebab, belakangan ini bupati banyak melakukan kegiatan. Sehingga pihaknya masih harus berkoordinasi dengan Bagian Humas dan Protokol terkait agenda bupati dalam dua minggu terakhir.

“Tracing akan dilakukan terutama seluruh kepala OPD hingga orang-orang yang mungkin sempat berinteraksi dan kami mentargetkan selesai dalam minggu ini,” imbuhnya.

Dirinya lagi-lagi mengingatkan terkait pentingnya protokol kesehatan (Prokes). Sebab, satu menit melepas masker saja bisa menjadi resiko terpapar Covid-19. “Prokes wajib dikedepankan. Sebab, hal ini salah satu vaksin mencegah penyebaran Covid-19,” pungkas Ghozali. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Pizza Meat Lover Menu Berbuka Favorit Anak

Resep Rawon Iga Lunak Cocok untuk Berbuka

Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk