Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bupati Gresik Gus Yani Copot Jajaran Direksi PDAM

Mantan Dirut Perum Giri Tirta (PDAM) Gresik Siti Aminatus Zariyah (kanan) saat melakukan sidak

Gresik (beritajatim.com) – Di penghujung tahun 2021, jajaran direksi Perumda Giri Tirta atau PDAM Gresik kaget. Pasalnya, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gresik Nomor 821.2/708/HK/437.12/2021 jajaran direksi termasuk Direktur Uama Siti Aminatus Zariyah dinonaktifkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Dengan keputusan tersebut maka di awal tahun 2022, jajaran direksi perusahaan daerah milik Pemkab Gresik itu berganti.

Kabar pencopotan jajaran direksi tersebut terkait adanya dugaan salah kaprah dalam mengelola anggaran penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar yang tidak sesuai perencanaan setelah diaudit.

Selain Dirut Perumda Giri Tirta yang dicopot, hal yang sama dialami oleh Direktur Teknik (Dirtek) Harisun Awali. Sebelum jajaran direksi yang lama diberhentikan.

“Iya dewan pengawas atau dewas dan jajaran Direksi Perumda Giri Tirta kita nonaktifkan semua,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), Minggu (2/01/2021).

Bupati Gresik Gus Yani menemukan kejanggalan saat melakukan sidak pada 17 September 2021 lalu. Orang nomor satu di Gresik itu menemukan adanya penyertaan modal APBD tahun 2019 sebesar Rp 25 miliar yang tidak sesuai perencanaan.

“PDAM butuh penyegaran dan pembenahan total. Sebab, banyak persoalan yang dibenahi terkait dengan pelayanan masyarakat,” ujar Gus Yani.

Adanya pemberhentian itu, Bupati Gresik telah menunjuk Gunawan sebagai Plt Dirut Perumda Giri Tirta. Kemudian Wiwid sebagai Plt Direktur Umum dan Fatris sebagai Direktur Teknik.

Rencananya lelang jabatan untuk mengisi jajaran direksi dibuka minggu depan. Bupati Gresik Gus Yani berharap, manajemen baru bisa mengatasi persoalan yang dialami PDAM, termasuk pelayanan terhadap pelanggan. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar