Politik Pemerintahan

Bupati Faida Tak Hadiri Paripurna Pengumuman Penetapan Hendy-Firjaun

Jember (beritajatim.com) – Bupati Faida tak menghadiri sidang paripurna pengumunan hasil penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Jumat (29/1/2021) siang.

Hanya Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief yang hadir di samping Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim yang memimpin sidang. Sementara Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi duduk satu deret di sisi sayap timur ruang sidang bersama Hendy dan Firjaun. Rapat paripurna juga dihadiri perwakilan instituisi Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, kepolisian, TNI, pengadilan, kejaksaan, dan pimpinan 11 partai politik parlemen.

Ditanya soal absennya Bupati Faida, Halim tidak bisa menjelaskan alasannya. “Bupati (Faida) juga diundang. Kalau urusan bupati lama tidak hadir, silakan ditanyakan ke bupati,” katanya.

“Rapat paripurna kali ini adalah tindak lanjut rapat yang telah dilakukan KPU Jember. Kami menerima surat dari gubernur dan menteri dalam negeri. Pasca pengumuman KPU, ditindaklanjuti oleh DPRD Jember untuk melakukan rapat paripurna pengumuman penetapan calon serta pengusulan pemberhentian serta pelantikan dan pengukuhan calon bupati terpilih,” kata Halim.

Halim mengatakan, hari ini adalah batas terakhir parlemen di Jawa Timur unruk melakukan rapat paripurna pengumuman ini. Hari ini hasil sidang paripurna dikirim ke Surabaya karena ditunggu Pemerintah Provinsi Jatim.

Wabup Muqiet menolak menjawab pertanyaan wartawan soal ketidakhadiran Bupati Faida. “No comment,” katanya.

Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman diusung koalisi Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Mereka memperoleh dukungan 489.794 suara (46,60 persen). Mereka mengalahkan pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang memperoleh 328.729 suara (31,27 persen) dan pasangan Abdussalam-Ifan Ariadna yang mendapatkan 232.648 suara (22,13 persen). [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar