Politik Pemerintahan

Bupati Faida Mendadak Tarik 8 PNS dari KPU Jember Jelang Pilkada

Ahmad Hanafi

Jember (beritajatim.com) – Pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan digelar tepat setahun lagi. Namun Bupati Faida justru mendadak menarik delapan pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara yang dipekerjakan di Komisi Pemilihan Umum Jember.

Bupati Faida melayangkan surat kepada Sekretaris Jenderal KPU RI tertanggal 13 September 2019. Dalam surat itu dijelaskan bahwa penarikan PNS ini dikarenakan Pemkab Jember kekurangan pegawai.

Delapan pegawai yang ditarik itu adalah
1. Hadi Susilo (Sekretaris KPU Jember)
2. Sutoko (Kepala Sub Bagian Umum KPU)
3. Siti Nur Indah (Kepala Sub Bagian Hukum KPU)
4. Rohimin (Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubmas KPU)
5. Yosi Alamsyah (staf)
6. Tamin Hariyanto (staf)
7. Candra Purnama (staf)
8. Eny Suryanti (staf)

“Masalah pegawai menjadi ranah Sekjen KPU RI. Jadi kami menunggu petunjuk dari KPU RI,” kata Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Ahmad Hanafi, Selasa (24/9/2019). [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar