Politik Pemerintahan

Bupati – DPRD Jember Sepakati Pembangunan Infrastruktur Tahun Jamak

Bupati Hendy Siswanto dan pimpinan DPRD Jember menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021. [Foto: Istimewa]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto dan DPRD Jember, Jawa Timur, sepakat untuk mengalokasikan anggaran tahun jamak (multiyears) dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk pembangunan infrastruktur.

“Pertama, karena kemampuan APBD Kabupaten Jember untuk menuntaskan (pembangunan infrastruktur) terutama ruas-ruas jalan tidak bisa selesai tahun ini, maka skema multiyears diperlukan dan sangat memungkinkan menurut peraturan perundang-undangan,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Sabtu (3/4/2021).

“Kedua, arahan dari presiden untuk pemerintah daerah adalah berfokus pada dua hal kegiatan saja, tidak usah menyebar terlalu banyak, sehingga apabila ini fokus, insya Allah persoalan jalan dalam waktu dua tahun melalui skema multiyears akan terselesaikan,” kata Halim.

Alasan ketiga, menurut Halim, skema tahun jamaak memiliki manfaat untuk menyedot investasi. “Jadi pengerjaan jalan selama satu tahun ini diselesaikan dulu. Tapi akan dibayarkan di tahun kemudian. Artinya akan ada, katakanlah, kontraktor yang menalangi dulu perbaikan jalan sampai tuntas,” katanya.

Pertimbangan lain adalah pertimbangan makro. “Bahan dan tenaga kerja lokal akan dimanfaatkan sepenuhnya. Bahan aspal akan dimanfaatkan dari loka. Tapi butuh modal besar untuk mengerjakannya. Rekanan yang mengerjakan terlebih dulu, pemerintah daerah dan masyarakat bisa menikmati lebih dulu. Juga ada skema perawatan selama satu tahun. Karena ini lelang terbuka, maka itu (perawatan) dibebankan selama satu tahun (kepada pemenang tender),” kata Halim.

Hendy dalam nota pengantar Rencana APBD Jember 2021 mengatakan, infrastruktur merupakan sarana publik primer dalam menjalankan perekonomian. “Berdasarkan data jalan di Kabupaten Jember, dari 2.601 kilometer panjang jalan, terdapat 47,35 persen jalan berkategori baik, 15,32 persen berkategori sedang, dan sisanya berkategori rusak ringan dan berat,” katanya.

“Kategori rusak ini menjadi konsentrasi kami dalam penganggaran tahun 2021, sehingga sindiran Wisata Jeglongan Sewu tidak lagi menjadi status para netizen. Kami sampaikan terima kasih kepada DPRD Jember yang telah menyetujui rencana kami untuk melaksanakan pembangunan jalan, jembatan, penerangan jalan umum dengan penganggaran tahun jamak,” kata Hendy. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar