Politik Pemerintahan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Bupati, Dandim dan Kapolres Tinjau Proses Penyekatan di Pamekasan

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam (tengah/kanan) bersama Dandim 0826 Letkol Inf Tedjo Baskoro dan Kapolres Pamekasan AKPB Apip Ginanjar, meninjau lokasi penyekatan Covid-19 di Terminal Kargo, Tlanakan.

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Taman bersama sejumlah jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) setempat, meninjau langsung proses penyekatan arus lalulintas di Terminal Barang, Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Selasa (8/6/2021) kemarin.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk responsif sekaligus upaya mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disiase 2019 yang kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir, khususnya kasus pasien positif yang terjadi di kabupaten Bangkalan, Madura.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan, hadir bersama Dandim 0826 Letkol Inf Tedjo Baskoro dan Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, didampingi sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait.

Bahkan bupati muda yang mulai familiar diakrab Mas Tamam, juga tidak sungkan meminta pengendara turun dari kendaraan untuk menjalani swab test gratis yang dilakukan perutugas kesehatan, tentunya demi menjaga kesehatan bersama.

“Memang kita bersama Forkopimda bergerak cepat untuk melakukan berbagai langkah antisipatif, khususnya demi mmencegah penyebaran wabah virus corona di kabupaten Pamekasan. Salah satunya dengan melakukan penyekatan kendaraan dan tes swab gratis bagi warga,” kata Bupati Badrut Tamam, Rabu (9/6/2021).

Dalam proses tes swab tersebut, terdapat tiga dari 23 orang yang menjalani tes dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan ketiganya bukan warga Pamekasan. “Dari itu kita koordinasikan dengan satgas Covid-19 di kabupaten, agar yang bersangkutan agar mereka ditindak lanjuti,” ungkapnya.

“Lonjakan covid-19 di Madura, khususnya di kabupaten Bangkalan, benar-benar membuat kita semua, kapolres dan Dandim akan bekerja lebih keras lagi. Tujuannya hanya untuk memastikan warga Pamekasan tidak terpapar Covid-19,” tegasnya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 1.172 orang dinyatakan positif. Meliputi 2 orang dalam tahap isolasi, 91 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.079 orang lainnya dinyatakan sembuh. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar