Politik Pemerintahan

Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Penerapan PPKM

Bojonegoro (beritajatim.com) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengeluarkan surat instruksi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bojonegoro untuk pengendalian penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), Sabtu (9/1/2021).

Hal itu dilakukan menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 serta berdasarkan hasil rapat koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, kemarin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengatakan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut mulai diterapkan 8 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021. Dalam surat tersebut diantaranya berisi tentang langkah-langkah strategis untuk mengendalikan penyebaran virus Corona.

Seperti meningkatkan penerapan protokol kesehatan di instansi dan wilayah masing-masing, melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring atau online, melakukan pembatasan terhadap kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan, seperti hajatan, seremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan.

Selain itu juga akan diterapkankan jam malam dimulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB. Sementara kegiatan di tempat ibadah tetap bisa dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

“Kegiatan gugus tugas percepatan penanganan covid 19 tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan juga akan diaktifkan kembali,” ujar Masirin sesuai dengan isi surat instruksi Bupati Bojonegoro nomor 300/0071/412.208/2021. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar