Politik Pemerintahan

Musda IX LDII Bojonegoro,

Bupati Bojonegoro Harap Ada Sinkronisasi Program Organisasi Keagamaan dengan Pemerintah

Bojonegoro (beritajatim.com) – Organisasi Keagamaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke IX. Dalam musda tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, sebagai lembaga organisasi keagamaan, DPD LDII Kabupaten Bojonegoro diharapkan ada sinkronisasi penyusunan program kerja sehingga sejalan dengan program pembangunan pemerintah.

“Pemerintah juga memiliki tanggungjawab terhadap pengembangan kelompok organisasi keagamaan agar bersama-sama mencapai fokus pembangunan Bojonegoro,” ujarnya, Sabtu (28/11/2020).

Sementara Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur Amrodji Konawi mengungkapkan, kegiatan musda merupakan perhelatan yang besar dalam organisasi, ketika sudah selesai masa bhakti selama kurun waktu lima tahun. Dalam pelaksanaan musda menjadi puncak organisasi untuk mempertanggungjawabkan program yang menjadi tolak ukur keberhasilan organisasi.

Amrodji menambahkan, kegiatan musda merupakan wadah evaluasi dan nilai perjalanan lima tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban. Kedua, tentang program kerja, LDII ada 12 bagian yang diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, dan jangan sampai bertolak belakang. Serta menjadi organisasi yang solutif.

“Selain itu, pembentukan pengurusan yang ada ini harapannya ada lintas generasi. Sehingga regenerasi ini berjalan,” terangnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan musda DPD LDII Kabupaten Bojonegoro digelar di Aula Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa jalan Setya Budi, Kelurahan Sumbang, Kabupaten Bojonegoro dengan tema “Bekerja Maju dan Berprestasi Bersama Bojonegoro Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia Profesional Religius”.

Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga pelaksanaannya digelar dengan protokol kesehatan ketat. Diantaranya, dilakukan tes suhu tubuh terlebih dahulu, handsanitazer, memakai masker dan menjaga jarak antartamu undangan. Undangan yang hadir juga dibatasi hanya dari 23 pimpinan cabang di setiap kecamatan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Bojonegoro periode 2015-2020 dijabat oleh Saptoto Prio Raharjo. Dalam musda masa bhakti kepengurusan 2020-2025, panitia sebelumnya telah melakukan penjaringan bakal calon. Ada beberapa calon yang maju, namun setelah berjalannya waktu tinggal satu calon yang tetap bertahan yakni ketua sebelumnya, Saptoto Prio Raharjo. Sehingga dimungkinkan akan dilakukan pemilihan secara aklamasi.

Selama masa kepemimpinannya, Saptoto fokus pada program bidang pendidikan dan ekonomi syariah. Diantaranya yang baru saja dilaunching yakni pondok karakter dan bidang ekonomi syariah serta koperasi wanita. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar