Politik Pemerintahan

Bupati Berharap Pembahasan APBD Jember Selesai Awal April

Bupati Jember Hendy Siswanto [foto: Humas Unej]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto berharap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 bisa selesai awal April mendatang. Dokumen rancangan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara) akan diserahkan ke parlemen, Senin (29/3/2021).

“Saya berharap teman-teman Dewan membantu. Kalau ada kurang lebihnya, kita masih punya Perubahan APBD,” kata Hendy, Minggu (28/3/2021).

Menurut Hendy, selama satu tahun tak ada aturan Perubahan APBD hanya dilakukan sekali. “Kita bisa dua tiga kali. Perubahan APBD kan perubahan-perubahan yang terjadi karena kondisi riil di lapangan. Nanti kami lapor ke teman-teman Dewan. Jangan terpaku Perubahan APBD sekali saja,” katanya.

Hendy mengatakan, kekuatan APBD Jember 2021 sekitar Rp 4,2 triliun. “Sekarang yang masih menggantung posisinya adalah Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran). Kami mengambil posisi terkecil, sekitar Rp 750 miliar. Kami masukkan dulu, karena masih ada yang menggantung sekarang yakni hasil pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) soal (anggaran penanganan) Covid. Ini saya masukkan silpa atau tidak? Ya sudah pakai yang ada dulu,” katanya.

Yang jelas, menurut Hendy, dokumen Rancangan APBD 2021 tetap mengacu pada RPJMD (Rencana Jangka Pembangunan Menengah Daerah). “Kita tetap pakai RPJMD lama, karena masih berlaku untuk 2016-2021. Dalam RPJMD, ada kalimat-kalimat (yang sama dengan) di program kami tahun ini: pekerjaan jalan, pertanian, kesehatan, pendidikan,” katanya.

Hendy juga mengatakan, APBD mengacu pada RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) yang lama. “Kita tidak perlu ubah RKPD yang lama. Sama semangat RKPD dengan RPJMD. Hanya kalimat-kalimat ┬ásaja. Tidak ada hitungan keuangan angka yang dibutuhkan pagu anggaran,” katanya, menyebut Jember dalam kondisi luar biasa. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar