Politik Pemerintahan

Bupati Berharap Olahraga di Jombang Semakin Berprestasi

Bupati Mundjidah Wahab saat menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan olahraga Cabor di bawah naungan KONI Jombang, Kamis siang (28/11/2019). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati (Wabup) Sumrambah secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan olahraga kepada sejumlah pengelola Cabang Olahraga (Cabor) di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang, di Balai Latihan Kerja (BKL) Jombang, Kamis siang (28/11/2019).

Bupati Mundjidah berharap, dengan adanya bantuan tersebut, masing-masing cabor semakin berprestasi. “Hari ini KONI menyerahkan bantuan alat untuk atlet berprestasi,” ujar bupati usai acara.

Bupati menambahkan, pada saat yang sama juga diadakan deklarasi yang dilakukan oleh para atlet dan pelatih. Yakni, deklarasi antinarkoba. Hal ini merupakan salah satu upaya antisipasi dan pemberantasan bahaya narkoba di Kabupaten Jombang. “Siapa pun saat ini, baik artis, atlet dan semua saja agar berhati-hati jangan sampai kena (kasus) narkoba,” tambahnya.

Menurut bupati, deklarasi tersebut merupakan tekad yang baik dari aparat kepolisian. Karena mereka mengajak para atlet dan pelatih olahraga di Jombang untuk menjauhi narkoba serta obat-obatan terlarang.

Ketua KONI Jombang, Tito Kadarisman menambahkan, tujuan pemberian bantuan peralatan olahraga untuk memotivasi cabor-cabor di bawah naungan KONI Jombang. “Kita sebagai pelayan insan olahraga, bentuk dari pelayanan terhadap insan olahraga, melayani secara maksimal, ya ini, tidak hanya mereka berprestasi, tapi juga ketika prestasi, dapat bonus, atlet dan pelatih dapat peralatan,” papar Tito.

Berangkat dari permasalahan selama kurun waktu 10 hingga 15 tahun belakangan, jarang cabor mendapatkan bantuan peralatan olahraga. Oleh sebab itu, pihaknya mengajukan anggaran total Rp 1,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2019.

Dari anggaran sebesar itu kemudian didistribusikan ke sejumlah pos. Di antaranya, Rp 500 juta dialokasikan untuk PSSI yang digunakan untuk kegiatan PSID. Kemudian sebesar Rp 620 juta untuk bonus atlet dan pelatih, serta Rp 320 juta untuk bantuan peralatan olahraga. “Ada 11 cabor yang mendapatkan bantuan peralatan olahraga,” pungkas Tito. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar