Politik Pemerintahan

Bupati Banyuwangi: Bedanya Pandemi Covid-19 dengan Krisis 1998

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyebut tantangan ke depan cukup berat. Terlebih pandemi Covid 19 masih berlangsung.

Pandemi Covid 19 sungguh terasa dampaknya. Tidak hanya kalangan besar tapi juga di tingkatkan paling bawah juga merasakannya.

“Pandemi covid-sembilan belas memukul berbagai sektor bisnis di dalam negeri. Tidak hanya bisnis usaha mikro dan UKM saja. Tapi juga bisnis dengan skala besar. Kalau krisis 98 yang terpukul hanya krisis yang menimpa dalam konteks usaha skala besar. Tapi sektor mikro tidak terpukul. Tapi covid-19 ini, baik yang besar maupun mikro. Sama sangat terukur,” ucapnya saat peringatan hari jadi Banyuwangi di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Jumat (18/12/2020).

Bupati Anas juga menyebut, pandemi Covid-19 memberi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk menjaga eksistensi UKM. Dibutuhkan solusi jangka pendek untuk membantu UMKM dan pekerja yang di dalamnya.

“Termasuk solusi jangka panjang. Dikaitkan dengan era empat titik kosong. Kecanggihan teknologi tidak akan berarti apa-apa. Jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang baik dan solid. Berbagai macam, infrastruktur besar telah kita siapkan. Tinggal ke depan bagaimana menerjemahkan smart kampung dalam bentuk yang lebih baik,” pungkasnya. (rin/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar