Politik Pemerintahan

Bupati Anas Dorong Tempat Ibadah yang Multiguna

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meresmikan Vihara Thirta Vanajaya di Desa Sarongan. Acara yang juga dalam rangka Dhammasanti Waisak 2563/2019 tersebut dihadiri Ketua Umum Sangha Therevada Indonesia Bhikkhu Subhapanno Mahathera.

Hadir pula ratusan umat Budha dari seluruh Banyuwangi. Ada pula yang berasal dari luar kota.

Dalam kesempatan tersebut, Anas mendorong tempat ibadah untuk bisa menjadi tempat multiguna bagi kepentingan masyarakat.

“Saya senang mendengar vihara ini tak sekadar jadi tempat ibadah. Namun juga dimanfaatkan untuk perpustakaan dan balai pertemuan,” ujar Anas, Selasa (7/5/2019).

Mengingat posisi vihara yang berada di jalan yang menuju tempat wisata Pantai Teluk Hijau dan Pantai Sukamade, Anas juga menyarankan halaman tempat ibadah bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha mikro keumatan.

“Misalnya teman-teman umat Buddha di sekitar sini bisa membuka usaha ritel dan sejenisnya. Atau bisa pula kolaborasi dengan startup teknologi ritel Warung Pintar yang sudah hadir di Banyuwangi,” ujar Anas.

Hal tersebut juga diapresiasi oleh Ketua Umum Sangha Therevada Indonesia YM Subhapanno Mahathera. Dalam ajaran Buddha, berbuat kebajikan menjadi hal utama. Tempat ibadah pun harus menebarkan kebajikan sebanyak mungkin. Tak hanya sekadar menjadi tempat ibadah.

“Jika untuk berbuat kebajikan, pintu vihara harus dibuka selebar-lebarnya,” ujarnya.

Vihara Thirta Vana Jaya dilengkapi dengan asrama, balai pertemuan, hingga perpustakaan. Berbagai fasilitas tersebut, tak hanya dimanfaatkan untuk umat Buddha saja. Warga sekitar yang berlainan agama pun bisa memanfaatkannya.

Selama ini, Desa Sarongan memang terkenal dengan toleransi antarumat beragamanya. Mereka saling menghormati dan tolong menolong dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Seperti pada acara peresmian tadi, para pemuda Islam yang terhimpun di Banser ikut membantu menjaga lalu lintas sepanjang jalur.

Keharmonisan tersebut diapresiasi juga Bhikkhu Subhapanno Mahathera. Persaudaraan yang dibangun harus terus dipupuk. “Persaudaraan itu tidak hanya saudara satu kandung. Tapi, juga saudara satu udara,” pungkasnya. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar