Politik Pemerintahan

Bupati Anas: Awas Klaster Baru di KPU dan Bawaslu Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menekankan langkah kordinasi bersama KPU dan Bawaslu menyusul meningkatnya kasus Covid 19. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi kedua penyelenggara pemilu tersebut.

“Kami atas nama Tim Gugus Tugas meminta agar KPU dan Bawaslu untuk melakukan langkah kordinasi baru mengingat saat ini zona merah,” kata Anas saat rapat kordinasi virtual bersama Forpimda, Jumat (11/9/2020).

Anas menyebut, protokol kesehatan harus kembali ditekankan dan diperketat. Terlebih aktivitas dua penyelenggara pemilu akan lebih intens dilakukan menyusul tahapan menjelang hari pemilihan. “Ini harus diperketat, karena agar kegiatan menjelang pilkada tidak menjadi klaster baru,” katanya.

Pihaknya meminta Gugus Tugas agar segera mengambil langkah-langkah menyikapi hal ini. “Berkordinasi mengambil langkah baru untuk memperketat protokol kesehatan. Karena KPU dan Bawaslu banyak mengambil langkah di luar yang mengkhawatirkan di lapangan. Sehingga kalau bisa, setiap pertemuan atau melaksanakan tahapan menjelang pemilu ini dilakukan dengan di menerapkan protokol yang ketat. Memakai masker dalam setiap pertemuan,” tegasnya.

Anas meminta, Dinas Kesehatan Banyuwangi untuk memberikan edukasi terkait protokol covid 19. Kesadaran masyarakat juga diminta agar terus ditingkatkan. “Sehingga banyak cuci tangan yang saat ini menjadi museum, tidak difungsikan. Karena dianggap Covid 19 sudah tidak ada,” ujarnya.

Data kasus covid di Banyuwangi per 11 September 2020 ada 974 kasus. Dari angka itu, ada 211 orang dinyatakan sembuh dari covid, 734 dalam perawatan, dan 29 orang meninggal. (rin/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar