Politik Pemerintahan

Bulan Ramadan, Satpol PP Ponorogo Bersih-bersih Kota

Ponorogo (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sedikitnya 3 lapak warung di barat perempatan jalan Menur Ponorogo. Pasalnya setelah tutup, lapak tersebut dibiarkan saja tidak dibereskan, yang merusak pemandangan kota.

”Hari ini kami fokus untuk bersih-bersih kota. Menertibkan sejumlah lapak pedagang yang setelah jualan ditinggalkan begitu saja,” kata Kasatpol PP Supriadi saat ditemui dikantornya, Senin (13/5/2019).

Supriadi mengungkapkan sebelum ditertibkan, para pedagang itu sudah diingatkan untuk membereskan lapaknya setelah selesai berjualan. Mengingat lebar jalan tersebut disitu cukup sempit.

Selain di barat perempatan jalan Menur, puluhan anggota satpol pp itu juga menertibakan salah satu toko di jalan Jendral Sudirman. Karena selama ini toko tersebut menggelar dagangannya di trotoar yang mengganggu pejalan kaki. Padahal beberapa waktu yang lalu juga sudah diperingatkan tapi juga tidak diindahkan.

”Setelah petugas datang, akhirnya dagangannya dibongkar sendiri untuk dimasukkan ke toko,” katanya.

Pedagang yang hari ini lapaknya ditertibkan, kata Supriadi rencananya akan dipanggil. Untuk membuat surat pernyataan untuk tidak meninggalkan lapaknya setelah selesai berjualan, harus dibereskan. Setelah bersedia membuat pernyataan, Supriadi menyebut lapak yang ditertibkan tersebut bisa diambil paling cepat seminggu setelah ditertibkan.

”Kalau sudah buat surat pernyataan kok masih melanggar, lapak tersebut akan kami sita,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar