Politik Pemerintahan

Bulan Depan, Sumenep Diprediksi Tak Punya Bupati Selama 3 Hari

Ketua DPRD Sumenep, Abd Hamid Ali Munir

Sumenep (beritajatim.com) – Masa jabatan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim akan berakhir pada 17 Februari 2021. Sementara untuk pelantikan pasangan calon terpilih masih dalam proses pengajuan. Diperkirakan akan terjadi ‘kekosongan’ kepemimpinan di Sumenep dalam masa transisi tersebut.

“Memang akan ada jeda dari berakhirnya jabatan Bupati lama dan pelantikan calon terpilih. Tapi Insya Allah sebentar kok Hanya sekitar tiga hari,” kata Ketua DPRD Sumenep, Abd Hamid Ali Munir, Rabu (27/1/2021).

Ia menjelaskan, sesuai pengajuan ke Kementerian Dalam Negeri, pelantikan Bupati terpilih akan dilakukan pada 20 Februari 2021. Sedangkan masa jabatan Bupati A. Busyro Karim hingga 17 Februari 2021. “Jadi masa transisi beberapa hari itu akan diisi Pj Bupati, hingga ada bupati dan wakil bupati definitif,” ujarnya.

Pimpinan DPRD Kabupaten Sumenep telah mengajukan pengangkatan dan pelantikan Achmad Fauzi – Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021-2024 ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Jatim.

Berkas administrasi persyaratan untuk proses pelantikan dan pengangkatan, di antaranya keputusan KPU, risalah rapat dewan dan syarat lainnya telah dikirim ke Gubernur. “Jadi kami tinggal menunggu kepastian jadwal dan teknis serta proses pelantikan dari Pemprov Jatim,” terang Hamid.

DPRD Sumenep juga telah menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka mengumumkan berakhirnya masa jabatan Bupati dan wakilnya periode 2016-2021 dan hasil penetapan KPU terhadap paslon Bupati dan Wabup terpilih. [tem/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar