Politik Pemerintahan

Buka Diklatpim, Bupati Mojokerto Dorong Semangat Kerja Tim

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat membuka Diklatpim Pengawas Angkatan V Tahun 2021 Lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Pungkasiadi membuka Diklatpim Pengawas Angkatan V Tahun 2021 Lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto. Diklat sebagai upaya pengembangan SDM kali ini diikuti oleh 40 orang Pejabat tersebut diharapkan bisa mendorong semangat kerja tim.

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menyebut pelayanan publik yang baik bisa terwujud dengan kerja tim sekretariat maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Maka dari itu, Bupati meminta agar semua Sumber Daya Manusia (SDM) didalamnya dapat menjalankan tanggungjawab secara maksimal sesuai ketentuan.

“Yakni melalui kerjasama dan koordinasi yang baik, semua pekerjaan dapat berjalan lancar dengan membuahkan berbagai penghargaan sebagai bonusnya. Dalam sebuah kerja tim, kita letakkan dulu perihal leading sektor. Hal itu supaya kita bisa kerja maksimal, tanpa saling tunjuk satu sama lain,” ungkapnya, Selasa (16/2/2021).

Apalagi, lanjut Bupati, kerja telah banyak diapresiasi berbagai pihak, tentunya harus lebih semangat. Mendekati masa berakhir jabatan, Bupati tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua, dengan menitipkan pesan untuk selalu taat protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Saya mohon agar semua menjaga kesehatan diri dan keluarga. Pandemi Covid-19 belum selesai. Tolong terapkan terus prokesnya. Saya juga ingin berpamitan kepada panjenengan semua. Mungkin nanti bukan saya lagi yang menutup kegiatan ini. Namun saya berharap silaturahmi bisa tetap terjalin. Mohon maaf apabila ada kesalahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Kabupaten Mojokerto, Susantoso mengatakan, sebanyak 40 peserta diklat yang terdiri 14 orang perempuan dan 26 orang laki-laki akan mengikuti diklat mulai tanggal 16 Februari sampai 7 Juni 2021. “Diklatpim dilaksanakan dilaksanakan dengan dua metode class. Yakni out class selama 31 hari dan in class selama 60 hari,” ujarnya.

Turut dihadir Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pengajaran Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Sri RaRahayuningsi. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar