Politik Pemerintahan

BTT Bertambah, Serapan APBD Jember Hampir 30 Persen

Bupati Hendy Siswanto (kiri) [foto: Humas Pemkab Jember]

Jember (beritajatim.com) – Belanja tidak terduga (BTT) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah dari Rp 21 miliar menjadi Rp 83 miliar. Saat ini serapannya sekitar enam persen. Namun secara keseluruhan APBD Jember 2021 sudah teserap hampir 30 persen.

Pergeseran anggaran yang menambah jumlah BTT menjadi 83 miliar mulai dilakukan pada 19 Juli 2021. “Karena pada saat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat itu kan dikeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 17 dan kemudian Instruksi Mendagri 21 menjadi dasar kami,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember Tita Fajarwati.

Menurut Tita, dalam instruksi Mendagri itu disampaikan, pergeseran anggaran atau refocusing dimasukkan ke belanja tidak terduga. “Jadi mengoptimalkan belanja tidak terduga. Tapi dalam BTT ada bantuan sosial yang tidak direncanakan,” katanya.

Sementara untuk anggaran bantuan sosial sekitar Rp 28,199 miliar. Namun anggaran itu bisa berubah jika ada pergeseran anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

Tita mengatakan, rendahnya serapan ini tak lepas dari terlambatnya awal pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2021. “Start kita kan Mei. Pastilah jadinya agak ada keterlambatan,” katanya, Rabu (28/7/2021).

Tita berharap ada percepatan serapan saat ini. “Ini kan mulai lancar. (Proyek-proyek) penunjukan langsung dan lelang sudah mulai berjalan semua,” katanya.

Bagaimana mempercepat serapan bantuan sosial dan belanja tidak terduga? “Pak Sekda (Sekretaris Daerah) sudah mengumpulkan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada anggaran BTT dan bantuan sosial agar segera melakukan penyerapan. Dipantau terus, dikawal terus untuk segera melakukan penyerapan,” kata Tita.

Terpisah, Bupati Hendy Siswanto mengatakan, Rp 83 miliar adalah bagian delapan persen dana alokasi umum (Rp 159 miliar). “Sisanya dibagikan ke OPD-OPD untuk kegiatan. Itu pekerjaan sesuai visi dan misi kita,” katanya. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar