Politik Pemerintahan

Bravo-5 Jatim Kritik Menteri Lamban dan Puji Menteri Cekatan di Era Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Relawan Bravo-5 Jatim, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) mengkritik kinerja pemerintahan. Pasalnya, di tengah pandemi ini banyak pembantunya atau menteri yang tidak serius dalam penanganan Covid-19

“Saya lihat beberapa pembantu Pak Jokowi ini kurang greget melihat situasi pandemi Covid-19 ini. Padahal, ini menyangkut hak warga negara, harusnya semua elemen kementerian bersama-sama membangun kembali Indonesia khususnya perekonomian yang sudah resesi,” katanya melalui rilis yang diterima beritajatim.com, Sabtu (7/11/2020).

Dirinya menilai, meskipun saat kampanye relawan Bravo-5 merupakan pendukung Jokowi, tetapi dalam menjalankan pemerintahan yang dinilai kurang tepat, semua elemen bangsa terbuka untuk memberikan saran masukan.

Ia tidak menyebut langsung menteri mana yang dinilai lamban dalam menjalankan tugasnya, namun ia melihat anarkisme dan radikalisme masih terus menghantui proses demokrasi di negera ini. Dan, ditambah gelombang protes dan demontrasi akhir-akhir ini mencederai marwah Indonesia yang terkenal santun dan beradab.

Namun, tidak hanya mengkritik menteri yang lamban, ia juga memuji kinerja Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan yang kerja ekstra dalam menangani permasalahan di negara ini, khususnya pandemi Covid-19 ini yang sudah ‘merobek’ perekonomian Indonesia.

“Bukan tanpa alasan saya memuji kinerja pak Luhut. Beliau dalam menjalankan tugasnya sebagai Menko Marves, khususnya investasi tentu saat ini mengalami penurunan akibat resesi global ini, namun dalam proses pemulihan ekonomi nasional ia menggenjot para investor kembali berinvestasi di Indonesia,” tuturnya.

Selain Luhut, dirinya menilai Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendagri Tito Karnavian juga kerja ekstra keras. Erick Thohir yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tentu merupakan tugas terberat dalam menjaga stabilitas perekonomian Indonesia ditengah pandemi.

“Dan, juga Pak Tito yang sedang turba kesana kemari mengawasi pilkada di tengah pandemi dengan tetap menjalankan protokol Covid-19. Harapan saya kepada Bapak Presiden segera mengevaluasi kembali kinerja menteri-menteri yang dianggap lamban atau memang tidak kredibel di bidangnya,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar