Politik Pemerintahan

BPPKAD dan Kejari Gresik Ingatkan Petugas PBB-P2

Gresik (beritajatim.com) – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mengingatkan agar petugas pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) agar konsen dengan tugas masing-masing.

Penegasan ini disampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menghadiri kegiatan sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Selasa (12/03/2019).

Bupati Gresik dua periode itu mengingatkan bahwa pajak adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh wajib pajak. Karena itu, dirinya meminta kepada BPPKAD, Camat se-Gresik, kepala desa, dan pelaksana pemungut PBB untuk melakukan pendataan kembali para wajib pajak sehingga data yang ada tersebut valid.

“Saya minta data wajib pajak yang diserahkan kepada pemerintah sifatnya valid,” ujar Sambari.

Selain melakukan pendataan secara valid dan akurat, Sambari juga meminta kepada para Kades dan pelaksana pemungut pajak untuk aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait kewajibannya menunaikan pajak.

“Kepada kepala BPPKAD, saya minta agar SPPT dapat segera diturunkan kepada wilayah desa ataupun kota agar dapat langsung diberikan kepada warga masyarakat,” tuturnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Pandoe Pramoekartika menjelaskan sosialisasi tersebut digelar sesuai dengan Undang-undang nomor 06 tahun 2014 tentang Desa. Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda.

“Sosialisasi tersebut sangat penting karena berhubungan dengan pemanfaatan dana pajak,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar