Politik Pemerintahan

BPNT Baru Disalurkan Akhir Bulan, Pengecekan Dilakukan Ketat

Pihak Muspika Grabagan, bersama TKSK, Agen Penyalur BPNT dan juga tim dari Polres Tuban saat mengecek kondisi berat BPNT sebelum didistribusikan. [Foto: M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah Pusat untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kabupaten Tuban pada bulan Maret 2021 baru bisa mulai dilakukan pendistribusian pada akhir bulan ini karena ada perbaikan data untuk penerima di Kementrian Sosial, Kamis (25/3/2021).

Meski demikian, dalam pelaksanaan penyaluran distribusi BPNT itu masih tetap dilakukan pengecekan secara ketat untuk menjaga kualitas beras premium yang akan didistribusikan melalui para agen. Sehingga tidak ada lagi komplain dari penerima terkait kualitas beras yang mereka terima.

“Memang pada bulan ini kita mengalami keterlambatan droping program sembako BPNT, karena saat iniadanya update perbaikan data. Jadi belum ada injek dana ke KKS sembako, mengingat data masih diperbaiki di Kemensos,” terang Rita Zahara Afrianti, Kabid Pengembangan, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Kabupaten Tuban.

Ia menjelaskan, bahwa dalam penyaluran untuk program BPNT tersebut sempat direncanakan untuk penyaluran dua bulan sekaligus. Yakni rencananya penyaluran atau distribusi sembako BPNT tersebut untuk bulan Maret dan Aprik akan dijadikan satu pada akhir bulan Maret 2021 ini.

Baca Juga:

    “Kita belum menerima suratnya, memang informasi yang disampaikan Bu Mensos pada siaran pers rilisnya akan dijadikan satu Maret dan April, dua bulan langsung cairnya. Tapi sampai saat ini juga belum ada dana yang masuk ke kartu KPM,” tambahnya.

    Dalam penyaluran untuk Bantuan Pangan Non Tunai itu mekanismenya juga masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya dengan dilakukan pengecekan secara bersama-sama. Seperti halnya dalam pendistribusian BPNT yang dilakukan di wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

    Pengecekan beras itu dilakukan oleh pihak Muspika Kecamatan Grabagan, TKSK Grabagan, perwakilan dari para agen penyalur BPNT itu serta tim perawakilan dari Pemkab Tuban serta Polres Tuban. Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa kualitas beras yang akan dikirim ke masing-masing agen sudah layak sesuai dengan kualitas Premium dengan ukuran 15 kilogram.

    “Kita bersama-sama dengan Muspika telah melakukan pengecekan Beras BPNT yang akan didistribusikan ke masing-masing agen. Dan seperti yang kita lihat bersama-sama kualitas beras memang bagus, tolong ini kualitasnya dipertahankan,” terang Joko Suprianto, Camat Grabagan, Kabupaten Tuban setelah pengecekan beras itu.

    Camat berharap, selain beras dalam penyaluran BPNT tersebut juga terdapat komoditi lainnya yakni Telur, Tahu dan Tempe. Sehingga diharapkan kualitasnya harus tetap terjaga supaya tidak ada komplain serta tidak merugikan KPM dari program bantuan tersebut.

    Sementara itu, di wilayah Kecamatan Grabgan, Kabupaten Tuban itu untuk jumlah order beras Premium BPNT tersebut jumlahnya masih sama dengan jumlah bulan lalu. Yakni sebanyak 3.900 sak dari sebanyak 21 agen yang tersebar di seluruh desa yang ada di Kecamatan Grabagan, Tuban itu.

    “Kondisi beras sudah sangat layak. Untuk jumlah order beras bulan ini masih tetap sama dengan bulan kemarin. Kalau ada misalkan ada pengurangan nanti akan kembali ke suplyer, untuk selalu menjaga kualitasnya supaya tetap terjaga,” ungkap Cholil Fadholi, selaku Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Grabagan, Tuban.[mut/kun]



    Apa Reaksi Anda?

    Komentar