Politik Pemerintahan

BPN Gresik Terbitkan 53.500 Sertifikat Tanah

Gresik (beritajatim.com) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik menerbitkan 53.500 sertifikat tanah yang diperuntukkan masyarakat di tahun 2019.

Dari jumlah itu, sertifikasi tanah dilakukan di 41 desa yang mencakup 5 kecamatan. Lima kecamatan tersebut masing-masing Kecamatan Duduksampeyan, Bungah, Panceng, Ujungpangkah dan Wringinanom.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, penerbitan sertifikat tanah tanah ini diharapkan dapat memberikan kesejahteraan masyarakat, karena dengan mempunyai sertifikat atas tanah yang dimiliki tersebut akan memberikan kepastian hukum.

“Saya berharap agar Kepala BPN, Camat dan Kepala Desa serta lurah mensosialisasikan, mendampingi dan membantu masyarakat desa dalam pelaksanaan kegiatan ini. Bentuklah kelompok masyarakat untuk membantu tim. Dampingi para pemilik tanah dalam pengukuran serta melibatkan tetangga sekitarnya. Nama pemilik tanah harus dicocokkan dengan dokumen serta bukti lain dan buku C,” katanya, Senin (22/04/2019).

Kepala BPN Gresik, Asep Heri menyatakan pemberkasan kegiatan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2019 ini merupakan percepatan dalam peneribitan sertifikat tanah masyarakat.

“Tahun 2019 kami siap menyelesaikan 61.000 peta bidang, dan 53.500 sertifikat tanah. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut BPN Gresik telah membentuk 7 tim dengan kekuatan 35 orang tiap tim. Selain itu, BPN Gresik juga dibantu oleh Pegawai Tidak tetap serta Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT),” ujarnya.

Masih menurut Asep, pelaksanaan kegiatan ini tidak sampai setahun, tapi pada bulan Juni 2019 harus selesai. Atas prestasi itu, BPN Gresik ditawari tambahan sertifitas sebanyak 40 ribu lembar sertifikat tambahan lagi.

“Untuk menyelesaikan kegiatan ini kami melaksanakan door to door. Target harian kami sebanyak 3 ribu berkas atau sebulan 52 ribu. Kalau dibagi dengan 7 tim berarti tiap tim harus menyelesaikan 450 berkas setiap harinya,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar