Politik Pemerintahan

BPBD Pamekasan Kembali Imbau Masyarakat Waspada Bencana

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, kembali mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada atas beragam bencana alam. Khususnya saat memasuki musim penghujan pada tahun ini.

“Mari kita bersama tingkatkan kewasapdaan sekalugus melakukan beragam langkah antisipatif terhadap berbagai bencana alam, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang berpitensi bencana,” kata Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus, Senin (11/1/2021).

Selain itu pihaknya juga meminta masyarakat agar segera menginformasikan beragam potensi bencana kepada aparat terdekat, mulai dari aparat tingkat desa hingga instansi yang dipimpinnya. “Tidak kalah penting, jika terjadi bencana segera hubungi aparat pemerintah terdekat atau langsung ke BPBD,” imbaunya.

“Sebelumnya kami juga sudah menyampaikan pemetaan bencana alam di Pamekasan, termasuk wilayah potensial bencana alam saat memasuki musim penghujan. Semisal bencana angin kencang, longsor, banjir hingga genangan air,” jelasnya.

Seperti diketahui, intensitas hujan deras yang melanda wilayah Palengaan dan sekitarnya, mengakibatkan banjir di beberapa desa/kelurahan di kabupaten Pamekasan, Minggu (10/1/2021) malam. Titik banjir meliputi tiga desa dan tiga kelurahan berbeda.

Desa/kelurahan terdampak banjir meliputi Desa Kodik, Palengaan Dheje, dan Teja Temor, serta Kelurahan Barurambat Kota, Jungcancang dan Patemon. Bahkan kecamatan Pamekasan (Kota) menjadi titik terdampak dan terbanyak akibat luapan air sungai kiriman dari wilayah pantura.

Dari titik banjir tersebut, terdata sebanyak empat desa/kelurahan di kecamatan Pamekasan yang terdampak banjir. Meliputi Desa Teja Temor, Kelurahan Barkot, Jungcancang dan Petemon. Sementara untuk dua desa lainnya tersebar di kecamatan Palengaan. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar