Politik Pemerintahan

BPBD Kabupaten Kediri Salurkan Sembako Covid-19 Tahap 4

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendistribusikan bantuan beras untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya di Kecamatan Gampengrejo dengan jumlah 10 ton 380 kilogram. Melalui bantuan tahap keempat ini diharapkan terus dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

Untuk wilayah Kecamatan Gampengrejo pada penyaluran tahap 4 ini, masih mendapatkan jumlah yang sama dengan tahap-tahap sebelumnya, yakni sebanyak 10 ton 380 kilogram. Beras bantuan dari Pemkab Kediri yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini diperuntukkan bagi 1.380 Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ali muktadiin, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Gampengrejo mengatakan, beras bantuan dari Pemkab Kediri tersebut diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Kali ini merupakan bantuan tahap keempat yang diharapkan bisa meringankan beban warga, “Pada penyaluran tahap 4 ini, jumlah yang diterima sama dengan tahap sebelumnya yakni untuk 1.380 KPM,” ucapnya.

Ali Muktadiin menambahkan, setibanya di kantor Kecamatan Gampengrejo, armada pengangkut beras bantuan penanganan Covid-19, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kediri ini langsung didistribusikan ke masing-masing desa. Sementara itu, penerima bansos beras covid tersebar di 10 desa di Kecamatan Gampengrejo. Setiap satu KK (Kepala Keluarga) memperoleh jatah 10 kilogram.

Melalui bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup serta dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19, pihaknya Gampengrejo juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri atas adanya sejumlah bansos untuk masyarakat, utamanya bagi kalangan pedagang kaki lima, buruh tani, abng becak, serta industri kecil, tutupnya.

Sementara itu, sebanyak 1.855 warga yang terdapat di Kecamatan Ngasem menerima manfaat tersebut. Jumlah yang diterima KPM masih sama dengan bantuan sebelumnya yakni masing masing menerima 10 Kg beras.

Dari jumlah 1.855 penerima terdapat di 12 Desa yang berada di Kecamatan Ngasem, masing masing rinciannya 125 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Desa Tugurejo, 103 warga dari Desa Sumberejo, serta 200 warga dari Desa Paron.

Kemudian 185 warga dari Desa Gogorante, 153 warga dari desa Doko, 165 warga dari Desa Sukorejo, 201 warga dari Desa Ngasem, 129 warga dari Desa Karangrejo, 207 warga dari Desa Kwadungan, 148 warga dari Desa Nambaan, 120 warga dari Desa Toyoresmi dan 119 warga dari Desa Wonocatur.

Untuk proses penyaluran, beras terlebih dahulu didrop di kantor kecamatan dengan pengawalan dari petugas BPBD. Selanjutnya masing masing perangkat desa mengambil dan langsung disalurkan ke KPM.

Menurut Ary Budianto Camat Ngasem, untuk proses pendataan penerima manfaat sepenuhnya wewenang diberikan kepada masing masing perangkat desa. Sedangkan pihak kecamatan hanya memastikan KPM tersebut tidak menerima bantuan lagi dalam bentuk apapun dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Pusat.

“Data yang diserahkan oleh Perangkat Desa akan kami cek ulang sehingga seluruh keluarga yang terdampak adanya Covid 19 dapat menerima berbagai bantuan sehingga tidak sampai dobel atau ganda,” ungkap Camat.

Selain itu Camat juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri khususnya kepada Bupati Kediri Haryanti Sutrisno karena telah peduli kepada rakyat yang terdampak pamdemi. “Kepada ibu Bupati Kediri saya mewakili masyarakat Kecamatan Ngasem sangat berterima kasih karena pemberian bantuan beras hingga sampai kloter keempat,” tutup Ary. [adv kominfo/nm]





Apa Reaksi Anda?

Komentar