Politik Pemerintahan

Bojonegoro Dapat Jatah Terbesar Program PTSL

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Bidang Infrastruktur Pertanahan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur Ketut Giri Melaya mengatakan Pemprov Jatim diberikan target terbesar se Indonesia program sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Selasa (15/1/2019).

Target penyerahan sertifikat PTSL di Jawa Timur sebesar 7 juta penerima dan Kabupaten Bojonegoro mendapat jatah paling besar yaitu sebesar 24 persen. “Kami percaya Bojonegoro bisa mencapai target tersebut dan bisa menjadi percontohan,” ungkapnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, kepercayaan yang diberikan BPN Jawa Timur tersebut menurutnya perlu disambut rasa sukur dan bangga. PTSL, kata dia, merupakan hal yang sangat luar biasa karena memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah.

Tahun 2018 Bojonegoro mendapat target dan itu sudah terselesaikan dengan baik. Diharapkan tahun 2022 atau 2023 sudah selesai semua,” harapnya.

Sementara diketahui, kemarin dilakukan penyerahan sertifikat PTSL di Pendapa Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Kades Jumput Ibtiyatun berharap dengan adanya program PTSL ini keinginan masyarakat bisa memiliki sertifikat tanah ini bisa terpenuhi.

“Apa yang dicita-citakan warga Desa Jumput untuk bisa memiliki sertifikat tanah akhirnya bisa terwujud,” ungkapnya.

Kepala BPN Kabupaten Bojonegoro Lampri, menyampaikan bahwa jumlah penerima sertifikat di desa Jumput ada 363 penerima. Pemilihan desa jumput ini atas pilihan Bupati Bojonegoro. Hal ini dikarenakan Desa Jumput dipandang paling cepat dan paling mendahului dalam menyelesaikan administrasi.

“Sehingga nanti Desa Jumput bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ungkapnya. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar