Politik Pemerintahan

BLT UMKM Cair, Pelaku Usaha di Bojonegoro Mengaku Terbantu

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro yang mengajukan bantuan langsung tunai (BLT) atau Bantuan Presiden (Banpres) bagi pelaku usaha senilai Rp 2,4 juta mulai cair.

“Sudah cair dua minggu yang lalu,” ujar salah seorang pelaku usaha sablon di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Surono, Minggu (11/10/2020).

Dia mulai mengajukan berkas BLT UMKM itu sejak September. Selain dia, menurutnya masih banyak pelaku usaha kecil di Desa Banjarsari juga banyak yang mengajukan Banpres tersebut. Rata-rata juga sudah mulai cair melalui ATM pemohon langsung.

Rata-rata pemohon memiliki usaha kecil seperti, tukang kayu, penjual jajanan tradisional, tukang sablon dan masih banyak lagi. “Ada yang sudah dibelanjakan gerinda, kulkas, maupun yang lain untuk menunjang usaha masing-masing,” jelasnya.

Sementara diketahui, sejak dibuka pendaftaran pengajuan bantuan BLT UMKM di Dinas Koperasi dan UKM pada Agustus lalu ada sebanyak 14.500 pelaku usaha yang mengajukan. Bagi pemohon yang lolos verifikasi, bantuan tersebut langsung disalurkan ke rekening masing-masing oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bojonegoro Sukaemi mengaku tidak mengetahui berapa jumlah pelaku UMKM di Bojonegoro yang mendapat BLT UMKM. Sebab, semua keputusan langsung dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Sedangkan jumlah UMKM yang mengajukan sebanyak 14.500. “Bantuannya langsung disalurkan ke yang bersangkutan oleh Kementerian Koperasi dan UKM melalui rekening,” jelasnya. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar