Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Birokrasi Jangan Hambat Masyarakat yang Kembangkan Pariwisata Jember

Ahmad Faeshol, Ketua Fraksi PPP DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa melemparkan peringatan kepada jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, agar tak menghambat pengembangan pariwisata oleh masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Ayub Junaidi menegaskan, pola pikir birokrasi zaman sekarang harus berubah mengikuti tatanan pelayanan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. “Betul-betul melayani. Jangan menghambat. Di saat ada masyarakat giat dalam aktivitas pariwisata yang tidak memakan anggaran daerah dan malah ingin mengenalkan daerag, seharusnya didukung,” katanya.

Jika masih ada yang menghambat inisiatif dari rakyat, Ayub mengartikan mental birokrasi belum berubah. “Kami tekankan kepada bupati untuk menata ini, karena memang birokrasi hari ini perlu ditata dengan baik,” katanya.

Siswono, juru bicara Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya, meminta bupati agar menggratiskan tiket ke dua destinasi wisata, Papuma dan Watu Ulo. Pendapatan asli daerah (PAD) bisa didongkrak tanpa harus membebani rakyat dengan tiket masuk. “Hanya dengan memaksimalkan kegiatan usaha rakyat di lokasi wisata, justru pemkab bisa peroleh pendapatan daerah yang lebih besar,” katanya, dalam sidang paripurna pengesahan Perubahan APBD 2021, di gedung DPRD Jember, Kamis (14/10/2021) malam.

“Seperti di tempat wisata di kota-kota lain, Malang dan Bali misalnya, dengan memaksimalkan pemberdayaan pedagang di lokasi wisata. Selain bisa mendongkrak ekonomi kreatif dan usaha kecil, pemkab juga bisa memperoleh pendapatan retribusi yang memadai, tanpa harus memberlakukan tiket wisata,” kata Siswono.

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan berharap Pemerintah Kabupaten Jember mempunyai kalender kegiatan tahunan untuk memberikan informasi kepada wisatawan. “Segera benahi dan renovasi objek-objek wisata yang ada, termasuk Pantai Watu Ulo dan Papuma agar dijadikan satu pintu,” kata Ahmad Faeshol, Ketua Fraksi PPP

PPP juga minta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan membuka lahan-lahan pariwisata baru atau bentuk wisata lainnya. “Dengan demukian ini dapat memberikan nilai manfaat bagi rakyat di sekitarnya,” kata Faeshol. [wir/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar